%I Sains dan Teknik %O 22222011029 %L repository3736 %A Arif Ahmad Arif %K Backwater, HEC-RAS, HSS Nakayasu, Sungai Ganggang. %X Kabupaten Bojonegoro merupakan wilayah yang rentan terhadap banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo. Peningkatan muka air sungai utama ini dapat menyebabkan terjadinya fenomena backwater pada anak sungai, sehingga menghambat aliran menuju muara dan meningkatkan potensi genangan di wilayah sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung debit banjir rancangan pada Sungai Ganggang dan Sungai Bengawan Solo di titik pertemuan, serta menganalisis panjang pengaruh backwater dan tinggi muka air di bagian hilir Sungai Ganggang.Metode penelitian meliputi pengumpulan dan pengujian kualitas data hujan menggunakan Kurva Massa Ganda, RAPS, dan uji outlier; analisis hujan rancangan; perhitungan debit banjir menggunakan Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) Nakayasu untuk Sungai Ganggang dan metode Log Pearson Tipe III untuk Sungai Bengawan Solo; serta pemodelan hidraulika aliran satu dimensi (steady flow) menggunakan HEC-RAS 1D.Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit banjir rancangan Sungai Ganggang untuk kala ulang 2, 5, 10, dan 25 tahun berturut-turut sebesar 35,907; 43,119; 47,893; dan 53,927 m³/detik. Debit banjir rancangan Sungai Bengawan Solo pada kala ulang yang sama sebesar 1.351,157; 1.448,275; 1.497,978; dan 1.550,026 m³/detik. Berdasarkan simulasi HEC-RAS, panjang rambatan backwater berturut-turut mencapai 3,011 km; 3,291 km; 3,480 km; dan 3,669 km. Tinggi muka air di hilir Sungai Ganggang mencapai 3,58 m; 3,58 m; 3,75 m; dan 3,92 m, yang berdampak langsung pada kawasan bantaran Desa Ngablak, Desa Ngulanan, dan Desa Sumbertlaseh. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan pemodelan HEC-RAS 2D, data DEM beresolusi tinggi, serta mempertimbangkan infrastruktur pengendali banjir untuk meningkatkan akurasi analisis dan efektivitas mitigasi banjir. %D 2026 %T Analisis Backwater Sungai Bengawan Solo Pada Kawasan Sungai Ganggang Kabupaten Bojonegoro