@phdthesis{repository3982, year = {2026}, school = {Hukum}, title = {IMPLIKASI HUKUM DAN KEMANUSIAAN DI JALAN RAYA (Studi Kasus Ambulans Kena Tilang Etle)}, month = {February}, note = {22742011066}, url = {https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/3982/}, abstract = {Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implikasi hukum dan kemanusiaan dari penerapan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) ketika diterapkan pada kendaraan darurat seperti ambulans yang melanggar peraturan lalu lintas saat menjalankan misi penyelamatan nyawa. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif yang didukung oleh pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, serta dilengkapi dengan observasi empiris terbatas. Metode ini menganalisis bahan hukum primer, termasuk peraturan perundangundangan di bidang lalu lintas dan ketentuan konstitusional, serta bahan hukum sekunder seperti artikel jurnal mengenai penegakan hukum digital dan pengambilan keputusan berbasis algoritma. Kebaruan penelitian ini terletak pada identifikasi kelemahan struktural dalam sistem tilang otomatis di Indonesia yang gagal membedakan pelanggaran lalu lintas biasa dari pengecualian karena keadaan darurat, sehingga berpotensi menimbulkan konflik dengan hak konstitusional atas kehidupan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ETLE beroperasi secara kaku karena hanya mengandalkan deteksi kamera visual tanpa integrasi dengan basis data kendaraan darurat. Hal ini menciptakan inkonsistensi hukum, khususnya dengan Pasal 134-135 Undang-Undang Lalu Lintas serta Pasal 28A UUD 1945. Penelitian ini juga mengungkap adanya kesenjangan teknologi akibat ketiadaan algoritma adaptif, identifikasi kendaraan real-time, dan mekanisme kendali manusia (human override). Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa ETLE memerlukan penyempurnaan regulasi, peningkatan teknologi, dan integrasi antar lembaga agar penegakan hukum otomatis tetap selaras dengan prinsip keadilan dan perlindungan kemanusiaan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan sistem whitelist terintegrasi, sinkronisasi data secara real-time dengan layanan darurat, serta penerapan analisis kontekstual berbasis kecerdasan buatan untuk mencegah penalti terhadap tindakan penyelamatan nyawa.}, author = {Indah Sekar Arum, Arum(2026)}, keywords = {Algoritma; Darurat; Penegakan Hukum; ETLE; Hukum.} }