relation: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/4300/ title: Hierarchical Risk Assessment on the Construction Project of Base Transceiver Station creator: Widyo Nugroho, Nugroho (2026) creator: Sulfiah Dwi Astarini, Astarini creator: Eko Prihartanto, Prihartanto subject: TA Engineering (General). Civil engineering (General) description: Konstruksi stasiun pancarima basis menawarkan manfaat substansial, yang meliputi konektivitas ekonomi, perluasan inklusi digital, dan penguatan keberlanjutan bisnis. Namun demikian, hal itu juga menimbulkan spektrum risiko, khususnya di seluruh fase konstruksi. Fase-fase ini terdiri dari beberapa tahap yang saling terkait yang menghadirkan risiko berbeda yang dapat memengaruhi tujuan proyek. Kegagalan dalam menerapkan kontrol risiko yang memadai dapat mengakibatkan keterlambatan, pembengkakan biaya, ketidakpatuhan terhadap peraturan, kerusakan reputasi, atau bahkan kegagalan proyek secara total. Oleh karena itu, penilaian risiko yang ketat dan terstruktur sangat diperlukan untuk memandu pengambilan keputusan yang tepat dan memastikan keberhasilan pelaksanaan proyek konstruksi stasiun pancarima basis di seluruh siklus hidup proyek. Untuk mengatasi tantangan ini, penelitian ini menggunakan proses hierarki analitik sebagai kerangka kerja pengambilan keputusan untuk mengklasifikasikan dan memprioritaskan risiko proyek secara hierarkis. Analisis tersebut mengungkap bahwa risiko fisik memiliki bobot keseluruhan tertinggi, yang menggarisbawahi kerentanan operasional yang dihadapi selama fase konstruksi publisher: RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil type: Article type: PeerReviewed format: text language: en identifier: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/4300/1/LIT%202025%20Juli%20WIDYO%20NUGROHO%2C%20SULFIAH%20DWI%20ASTARINI%2C%20EKO%20PRIHARTANTO.pdf identifier: Widyo Nugroho, Nugroho (2026) and Sulfiah Dwi Astarini, Astarini and Eko Prihartanto, Prihartanto Hierarchical Risk Assessment on the Construction Project of Base Transceiver Station. RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil, 11 (02). pp. 145-157. ISSN 2477-2569