%T Public Value Creation Through QRIS Use In Bojonegoro: A Public Service Dominant Logic Approach %I Ilmu Sosial Dan Politik %L repository4368 %A Octavia (2026) Keyka Wahyu Putri Octavia %D 2026 %X Transformasi digital mendorong perluasan layanan publik digital, termasuk pada sektor sistem pembayaran ritel melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Meskipun adopsi QRIS meningkat pesat dan memberikan kemudahan serta efisiensi transaksi, risiko keamanan digital dan potensi fraud berpotensi memengaruhi kepercayaan publik dan keberlanjutan layanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi keamanan dan proses penciptaan nilai publik dalam penggunaan QRIS di Kabupaten Bojonegoro, serta mengkaji peran institusi dalam menjaga keamanan dan keberlanjutan layanan QRIS sebagai layanan publik digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap pengguna, merchant sektor kuliner, regulator (Bank Indonesia), dan penyedia jasa pembayaran (PJP) perbankan. Data dianalisis secara tematik dengan menggunakan konsep public value dan kerangka Public Service-Dominant Logic (PSDL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa QRIS dipersepsikan positif dari sisi kemudahan dan efisiensi transaksi, namun persepsi keamanan dan kepastian hasil transaksi masih beragam. Risiko fraud dan kegagalan transaksi mendorong munculnya praktik kehati-hatian pengguna dan merchant, serta menegaskan pentingnya respons institusional dalam menjaga kepercayaan publik. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai publik QRIS terbentuk melalui proses ko-kreasi antara aktor, teknologi, dan pengalaman layanan, sehingga keamanan transaksi menjadi elemen kunci dalam keberlanjutan layanan pembayaran digital di tingkat daerah. %K QRIS, Nilai Publik, Keamanan Transaksi, PSDL, Layanan Publik Digital %O 22632011066