relation: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/4449/ title: Analisis Sedimentasi pada Bangunan Bendung Menggunakan Metode MUSLE (Modified Universal Soil Loss Equation) Studi Kasus Bendung Klepek Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro creator: Dina Noviyanti, Noviyanti (2026) subject: Prodi Teknik Sipil description: Kerusakan pada daerah tangkapan air dapat mengakibatkan meningkatnya jumlah material tanah yang terangkut oleh aliran permukaan menuju sungai. Pada saat terjadi hujan, terutama dengan intensitas tinggi, partikel tanah hasil erosi akan terbawa aliran sungai dan akhirnya terendapkan di bagian hilir, termasuk pada lokasi bendung. Proses ini menyebabkan terjadinya sedimentasi yang signifikan di tubuh bendung, sehingga kapasitas tampung bendung berkurang dan kinerja bangunan untuk mengatur air irigasi menjadi tidak optimal. Pada Bendung Klepek di Kecamatan Sokosewu, Kabupaten Bojonegoro mengalami pendangkalan ditandai dengan perubahan penampang alur sungai. kondisi ini menununjukkan bahwa proses sedimentasi berlangsung secara terus-menerus dan pada bagian lantai dasar bendung berdasarkan hasil pengukuran tebal sedimen yang sudah terakumulasi yaitu 1,10 m. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya laju sedimentasi serta menghitung volume saat ini pada Bendung Klepek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis hidrologi untuk menentukan hujan rencana dan debit banjir rancangan, serta analisis sedimentasi menggunakan metode MUSLE (Modified Universal Soil Loss Equation) dengan mempertimbangkan faktor limpasan permukaan (R), erodibilitas tanah (K), panjang dan kemiringan lereng (LS), serta faktor penutup lahan dan pengelolaan lahan (CP). Data yang digunakan berupa data curah hujan, peta topografi, peta jenis tanah, dan peta tutupan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju sedimentasi rata-rata yang terjadi pada DAS lokasi penelitian sebesar 2,921452053 ton/ha/tahun, dan volume sedimentasi saat ini yang ada pada area bendung dengan luas 4.500 4.500 m² sebesar 3.285 m³ diperkirakan terbentuknya proses pengendapan selama 1,38 tahun. date: 2026-01-29 type: Thesis type: NonPeerReviewed format: text language: id identifier: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/4449/1/ABSTRAK.pdf format: text language: id identifier: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/4449/2/BAB%20I.pdf format: text language: id identifier: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/4449/3/BAB%20II.pdf format: text language: id identifier: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/4449/4/BAB%20III.pdf format: text language: id identifier: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/4449/5/BAB%20IV.pdf format: text language: id identifier: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/4449/6/BAB%20V.pdf format: text language: id identifier: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/4449/7/LAMPIRAN.pdf identifier: Dina Noviyanti, Noviyanti (2026) (2026) Analisis Sedimentasi pada Bangunan Bendung Menggunakan Metode MUSLE (Modified Universal Soil Loss Equation) Studi Kasus Bendung Klepek Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro. Bachelor thesis, Sains dan Teknik.