%A Asca (2026) Zanuba Safirotul Asca %L repository4505 %I Ilmu Sosial dan Ilmu Politik %T Dynamic Governance in City Branding : Case Study of Tabebuya in Bojonegoro Regency %O 22632011148 %K Dynamic Governance; City Branding; Tabebuya Bojonegoro; Media Sosial %X Fenomena “Sakura Bojonegoro” mewakili pembentukan identitas kota secara organik melalui partisipasi masyarakat di ruang digital. Studi ini bertujuan untuk menganalisis program penanaman Tabebuya—yang awalnya merupakan kebijakan ekologi Dinas PKP Cipta Karya dan Dinas Lingkungan Hidup—menjadi identitas kota yang dikonstruksi melalui produksi konten visual di Instagram dan TikTok. Dengan menggunakan kerangka City Branding Kavaratzis (2004) dan Dynamic Governance Neo dan Chen (2007), penelitian ini membedah dinamika komunikasi kota serta kemampuan adaptabilitas pemerintah dalam merespons perubahan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus dan pendekatan fenomenologi untuk mengeksplorasi esensi pengalaman serta pemaknaan subjektif masyarakat terhadap ruang publik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi media sosial, yang kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak NVivo 12 Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas “Sakura Bojonegoro” terbentuk melalui komunikasi tersier yang didominasi oleh kreativitas dan pengalaman estetika warga tanpa intervensi langsung pemerintah. Ditemukan bahwa pemerintah cenderung berada dalam posisi reaktif dan menunjukkan keterbatasan kapabilitas tata kelola dalam mengelola narasi digital yang berkembang spontan. Temuan ini menekankan pentingnya integrasi antara pengalaman autentik masyarakat dengan kebijakan formal guna menciptakan branding kota yang adaptif dan tata kelola yang responsif di era disrupsi informasi. %D 2026