TY - JOUR SN - 2614-4336 KW - Collaborative Governance KW - Stunting KW - Penta Helix ID - repository4522 AV - public JF - Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial VL - 10 N2 - Stunting di Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2022 sebesar 24,3%, hal ini menjadikan Bojonegoro sebagai salah satu kabupaten dengan prevalensi stunting tertinggi di Jawa Timur. Untuk mengatasinya, diterbitkanlah Surat Keputusan Bupati No.191 mengenai Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Bojonegoro. Tahun 2022 - 2024 sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden No. 72 Tahun 2021. Dari hal tersebut, angka stunting berhasil turun drastis pada tahun 2023, mencapai 14,1%. Hal ini menarik untuk diteliti karena meskipun sudah mengalami penurunan, Kabupaten Bojonegoro ingin menurunkan angka stunting menjadi 10% pada akhir tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk melihat proses kolaborasi dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bojonegoro dengan mengacu pada proses kolaborasi menurut Emerson, Nabatchi, dan Balogh (2012) proses kolaborasi yang terdiri dari: Dinamika Kolaborasi, Kolaborasi Tindakan Kolaborasi, Dampak Kolaborasi dan Adaptasi Kolaborasi, dengan melihat pemangku kepentingan melalui konsep Penta Helix. Penelitian dalam artikel ini menggunakan metode kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif. Penentuan informan dengan metode purposive sampling. Penelitian ini menemukan bahwa kolaborasi di dominasi sektor publik, dan sektor swasta, media massa, dan perguruan tinggi sangat minim karena ketiga pemangku kepentingan tersebut hanya terlibat dalam beberapa kegiatan. Tidak ada peraturan yang mengikat untuk partisipasi ketiga pemangku kepentingan. TI - Collaborative Governance in Efforts To Reduce Stunting in Bojonegoro Regency UR - https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/4522/ PB - Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial A1 - Alvaini Oktaviyanti, Oktaviyanti (2026) A1 - Ahmad Taufiq, Taufiq A1 - Heny Suhindarno, Suhindarno IS - 2 SP - 481 EP - 493 ER -