%0 Journal Article %@ 2502-6844 %A Lailatul Mubarokah, Mubarokah %A Meilisa Rusdiana Surya Efendi, Efendi %A Universitas Bojonegoro, %D 2026 %F repository:4857 %I Indonesian Journal of Chemical Science %J Indonesian Journal of Chemical Science %K Alkohol, Metode Conway Microdiffusion, GC-FID, Barang Bukti, Bidlabfor %N 2 %P 135-142 %T Qualitative and Quantitative Identification of Alcohol using the Conway Microdiffusion Method and Gas Chromatography-Flame Ionization Detector (GC FID) on Evidence at the East Java Regional Police (Polda) Forensic Laboratory %U https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/4857/ %V 13 %X Mengemudi di bawah pengaruh alkohol merupakan masalah keselamatan yang semakin meningkatkan perhatian publik. Alkohol menjadi faktor dalam banyak kategori kecelakaan. Penyidikan dan penyelesaian masalah hukum perlu ditindaklanjuti hingga pada pemutusan perkara di pengadilan. Barang-barang berupa bukti fisik yang berhubungan dengan tempat kejadian perkara, korban, dan tersangka perlu diidentifikasi. Berdasarkan hal tersebut, salah satu topik yang diangkat dalam penelitian ini meliputi hasil identifikasi dan analisis kasus tindak pidana dalam mengonsumsi alkohol yang diuji secara kualitatif dan kuantitatif, sehingga dapat menentukan pada barang bukti saat proses penyidikan ada tidaknya kandungan alkohol yang terdapat di dalamnya. Dalam proses identifikasi kandungan alkohol secara kualitatif dilakukan dengan metode Conway Microdiffusion yang menyatakan bahwa pada barang bukti urin positif alkohol, yang ditandai dengan perubahan warna menjadi hijau. Sedangkan identifikasi kadar alkohol pada barang bukti dilakukan dengan menggunakan Gas Chromatography-Flame Ionization Detector (GC-FID). Analisis kadar alkohol pada barang bukti menyatakan adanya alkohol jenis etanol sebesar 0,0352 %