<mets:mets OBJID="eprint_4914" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-05-11T10:55:25Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repository Universitas Bojonegoro</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_4914_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>LAPORAN AKHIR KULIAH KERJA NYATA-TEMATIK KOLABORATIF UNIVERSITAS BOJONEGORO : Konstribusi Dan Pendampingan Terhadap Pemberdayaan Potensi Desa Secara Merata Di Desa Butoh Kecamatan Ngasem</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Setiawan</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ariya Setiawan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Kemiskinan masih menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh banyak negara, terutama di sektor pertanian, yang memegang peranan penting dalam upaya pengentasan kemiskinan. Sebagai negara agraris, Indonesia memiliki sebagian besar penduduk yang bergantung pada sektor pertanian sebagai sumber mata pencaharian. Namun, sektor ini masih menghadapi berbagai hambatan seperti kurangnya akses terhadap teknologi modern, pendidikan, dan pelatihan yang memadai. Desa Butoh di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, merupakan salah satu contoh di mana potensi sumber daya alam dan pertanian yang besar belum termanfaatkan secara optimal. Pertanian di desa ini masih bergantung pada penggunaan pupuk kimia yang mahal dan sering mengalami kelangkaan, yang dalam jangka panjang dapat merusak kesuburan tanah dan menghambat produktivitas petani. &#13;
Selain itu, kurangnya inovasi dalam pengolahan hasil pertanian menyebabkan limbah pertanian, seperti bonggol jagung, tidak dimanfaatkan dan hanya menjadi sampah. Melihat kondisi ini, diperlukan inovasi yang dapat meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat, seperti budidaya jamur dengan memanfaatkan bonggol jagung sebagai media tanam. Inovasi ini tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga berpotensi menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat Desa Butoh melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). &#13;
Dalam rangka mendukung pemberdayaan masyarakat Desa Butoh, program Kuliah Kerja Nyata – Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Universitas Bojonegoro dilaksanakan pada 13 Juli 2024 hingga 13 Agustus 2024. Program ini melibatkan 30 mahasiswa dari berbagai fakultas yang bertujuan untuk mengimplementasikan program-program kerja yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan manusia. &#13;
Program kerja utama yang dilaksanakan ialah Pelatihan dan pendampingan kepada petani tentang penggunaan metode pertanian organik bersama tim laboratorium Bojonegoro, serta Pendampingan potensi ketrampilan desa dengan memanfaatkan limbah bonggol jagung sebagai inovasi media pertumbuhan jamur. Selain program kerja utama, terdapat beberapa program kerja pendamping yang dilakukan pada masa pengabdian. &#13;
Setelah mempertimbangkan potensi sumber daya pada desa Butoh, kami merekomendasikan desa Butoh untuk dijadikan sebagai desa binaan. Pembinaan ini diharapkan dapat mengoptimalkan potensi desa.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">H Social Sciences (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026-01-01</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>LPPM UNIVERSITAS BOJONEGORO</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Other</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_4914"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_4914_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong>
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic
metadata, I grant Repository Universitas Bojonegoro the right to store
them and to make them permanently available publicly for free on-line.
I declare that this material is my own intellectual property and I
understand that Repository Universitas Bojonegoro does not assume any
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and
associated bibliographic metadata that I am archiving at
Repository Universitas Bojonegoro) is in the public domain. If this is
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the deposit button indicates your agreement to these
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec><mets:fileGrp USE="reference"><mets:file ID="eprint_4914_11598_1" SIZE="8403171" OWNERID="https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/4914/1/Laporan%20Akhir%20KKN-TK%2002%202024%20-%20Nadista%20Triana.pdf" MIMETYPE="application/pdf"><mets:FLocat LOCTYPE="URL" xlink:type="simple" xlink:href="https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/4914/1/Laporan%20Akhir%20KKN-TK%2002%202024%20-%20Nadista%20Triana.pdf"></mets:FLocat></mets:file></mets:fileGrp></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_4914_mods" ADMID="TMD_eprint_4914"><mets:fptr FILEID="eprint_4914_document_11598_1"></mets:fptr></mets:div></mets:structMap></mets:mets>