<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Laporan Penelitian Internal Dosen Progam Studi Teknik Sipil Fakultas Sains Dan Teknik : Integrasi Manajemen Risiko Dalam Pembangunan Infrastruktur Perdesaan Berbasis Partisipasi</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Rodhi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Nova Nevila Rodhi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Sari</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ayu Kurnia Ratna Sari</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Pramesti</mods:namePart><mods:namePart type="family">Beverly Andini Pramesti</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pembangunan infrastruktur air bersih di wilayah perdesaan Bojonegoro berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-6, yaitu “air bersih dan sanitasi layak”. Namun, pelaksanaan program seperti PAMSIMAS, pemanfaatan Dana Desa, dan kemitraan dengan pihak swasta masih menghadapi berbagai risiko, baik teknis maupun sosial, seperti ketidaktepatan desain, keterlambatan proyek, dan rendahnya partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi bentuk dan tingkat risiko dalam pembangunan infrastruktur air bersih perdesaan di Kabupaten Bojonegoro; (2) menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan; serta (3) merumuskan model integrasi manajemen risiko dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan berbasis keberlanjutan. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif-analitis dengan metode analisis House of Risk (HOR). Secara keseluruhan, integrasi manajemen risiko dan partisipasi masyarakat terbukti menjadi pendekatan strategis untuk memastikan infrastruktur air bersih berfungsi dengan baik, memperkuat rasa memiliki masyarakat, dan memberikan panduan praktis bagi pemerintah, pelaksana proyek, serta komunitas desa.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Prodi Teknik Sipil</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026-01-01</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>LPPM UNIVERSITAS BOJONEGORO</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Other</mods:genre></mods:mods>