TY - GEN N2 - Pembangunan infrastruktur air bersih di wilayah perdesaan Bojonegoro berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-6, yaitu ?air bersih dan sanitasi layak?. Namun, pelaksanaan program seperti PAMSIMAS, pemanfaatan Dana Desa, dan kemitraan dengan pihak swasta masih menghadapi berbagai risiko, baik teknis maupun sosial, seperti ketidaktepatan desain, keterlambatan proyek, dan rendahnya partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi bentuk dan tingkat risiko dalam pembangunan infrastruktur air bersih perdesaan di Kabupaten Bojonegoro; (2) menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan; serta (3) merumuskan model integrasi manajemen risiko dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan berbasis keberlanjutan. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif-analitis dengan metode analisis House of Risk (HOR). Secara keseluruhan, integrasi manajemen risiko dan partisipasi masyarakat terbukti menjadi pendekatan strategis untuk memastikan infrastruktur air bersih berfungsi dengan baik, memperkuat rasa memiliki masyarakat, dan memberikan panduan praktis bagi pemerintah, pelaksana proyek, serta komunitas desa. KW - Manajemen risiko KW - partisipasi masyarakat KW - infrastruktur air bersih KW - HOR PB - LPPM UNIVERSITAS BOJONEGORO ID - repository4951 A1 - Nova Nevila Rodhi, Rodhi A1 - Ayu Kurnia Ratna Sari, Sari A1 - Beverly Andini Pramesti, Pramesti Y1 - 2026/01/01/ UR - https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/4951/ AV - public TI - Laporan Penelitian Internal Dosen Progam Studi Teknik Sipil Fakultas Sains Dan Teknik : Integrasi Manajemen Risiko Dalam Pembangunan Infrastruktur Perdesaan Berbasis Partisipasi ER -