eprintid: 4964 rev_number: 9 eprint_status: archive userid: 16 dir: disk0/00/00/49/64 datestamp: 2026-06-03 07:27:57 lastmod: 2026-06-03 07:27:57 status_changed: 2026-06-03 07:27:57 type: other metadata_visibility: show creators_name: Yulia Indriani, Indriani creators_name: Mushthofa, Mushthofa creators_name: Ahmad Devpri Nurwanto, NURWANTO corp_creators: Universitas Bojonegoro title: Laporan Akhir Penelitian Internal Dosen: Kajian Neraca Air Pada Daerah Irigasi Di Kabupaten Bojonegoro Wilayah Barat dalam Mendukung Efisiensi Pengelolaan Air ispublished: pub subjects: TA divisions: ts keywords: Neraca air, Debit Andalan, Kebutuhan Air Irigasi, Efisiensi Irigasi, Pengelolaan Sumber Daya Air. abstract: Ketersediaan air merupakan faktor utama dalam mendukung sistem pertanian berbasis irigasi, khususnya di wilayah yang bergantung pada sektor pertanian sebagai penopang produksi pangan. Variabilitas iklim, fluktuasi debit sungai, dan kondisi jaringan irigasi yang belum optimal sering menimbulkan ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan air, sehingga terjadi surplus pada musim hujan dan defisit pada musim kemarau. Kondisi ini berdampak pada produktivitas pertanian dan efisiensi pengelolaan air, sehingga diperlukan kajian neraca air sebagai dasar evaluasi dan perencanaan sistem irigasi yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis ketersediaan air berdasarkan debit andalan dan hujan efektif, menghitung kebutuhan air irigasi berdasarkan evapotranspirasi referensi (ETo) dan koefisien tanaman (Kc), serta menyusun neraca air untuk mengevaluasi keseimbangan suplai dan kebutuhan air pada Daerah Irigasi Kabupaten Bojonegoro Wilayah Barat. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif-analitis dengan perhitungan evapotranspirasi metode Penman Modifikasi dan analisis debit andalan menggunakan metode F.J. Mock (Q80). Kebutuhan air dihitung berdasarkan pola tanam padi dan palawija dengan mempertimbangkan efisiensi jaringan irigasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketersediaan air mencukupi pada musim hujan, namun berpotensi defisit pada musim kemarau akibat penurunan debit dan peningkatan kebutuhan tanaman. Neraca air bulanan memperlihatkan ketidakseimbangan terutama pada awal musim kemarau. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian pola tanam, peningkatan efisiensi jaringan, dan pengaturan operasi irigasi yang adaptif. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar pengambilan keputusan dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sistem irigasi, dengan target luaran publikasi pada jurnal nasional terakreditasi Sinta 2. date: 2026-01-01 publisher: LPPM UNIVERSITAS BOJONEGORO full_text_status: public citation: Yulia Indriani, Indriani and Mushthofa, Mushthofa and Ahmad Devpri Nurwanto, NURWANTO (2026) Laporan Akhir Penelitian Internal Dosen: Kajian Neraca Air Pada Daerah Irigasi Di Kabupaten Bojonegoro Wilayah Barat dalam Mendukung Efisiensi Pengelolaan Air. LPPM UNIVERSITAS BOJONEGORO. document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/4964/1/Kajian%20Neraca%20Air%20pada%20Daerah%20Irigasi%20dalam%20Mendukung%20Efisiensi%20Pengelolaan%20Air%20-%20aris%2003.pdf