@misc{repository4975, month = {January}, year = {2026}, title = {Laporan Akhir Penelitian Internal Dosen : Intervensi Negara Dalam Impor Bbm Non-Subsidi, Posisi Dominan Pertamina, Dan Perlindungan Konsumen Dalam Perspektif Hukum Persaingan Usaha}, publisher = {LPPM UNIVERSITAS BOJONEGORO}, keywords = {BBM non subsidi, impor, Pertamina, persaingan usaha, monopoli.}, author = {Asri Elies Alamanda, Alamanda and Rahayu Setyorini, Setyorini and Maftuhah, Maftuhah and Olga Stephanie Gloria, Gloria}, abstract = {Negara-negara seperti Indonesia, Kebijakan Kementerian ESDM membatasi peningkatan impor bensin nonsubsidi hingga maksimal 10\% dari volume penjualan ada tahun 2024. Pembatasan impor bahan bakar minyak nonsubsidi dan dominasi pasar oleh PT Pertamina (Persero) dalam perspektif Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Pembatasan impor BBM oleh pelaku usaha swasta dinilai memberikan manfaat eksklusif bagi Pertamina sebagai BUMN yang mengontrol distribusi dan penjualan BBM, khususnya di segmen nonsubsidi. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya praktik monopoli dan hambatan masuk bagi pelaku usaha baru di industri hilir migas. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan legislatif dan studi kasus. Hasil analisis menunjukkan bahwa dominasi pasar Pertamina yang difasilitasi oleh kebijakan pembatasan impor berpotensi melanggar prinsip persaingan usaha yang sehat, terutama terkait penyalahgunaan posisi dominan dan hambatan masuk pasar sebagaimana diatur dalam Pasal 17 dan 19 UU No. 5 Tahun 1999. Oleh karena itu, perlu dievaluasi kebijakan energi nasional agar tetap sejalan dengan prinsip persaingan yang sehat dan mendorong iklim bisnis yang kompetitif di sektor energi.}, url = {https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/4975/} }