<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS TINGKAT KANDUNGAN N, P, K TANAH PADA AREA PERTAMBANGAN MINYAK TRADISIONAL WONOCOLO</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Saputra</mods:namePart><mods:namePart type="family">Akbar Andis Saputra</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Desa Wonocolo di Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu wilayah penambangan minyak bumi secara tradisional dengan sumur-sumur tua peninggalan Belanda. Keberadaan sumur minyak ini berpotensi mempengaruhi kualitas tanah. Minyak bumi yang mencemari tanah dapat menurunkan tingkas kesuburan N, P, K tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesuburan N, P, K tanah serta parameter suhu, pH, kelembaban dan pola kandungan N, P, K pada tanah pertambangan minyak tradisional Wonocolo. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode stratified sampling berdasarkan tingkat kerapatan sumur dengan 6 titik pada area jarang, sedang dan padat pertambangan minyak. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode interpolasi Kriging. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesuburan N, P, K tanah pada seluruh titik tergolong rendah hingga sangat rendah. Dapat dilihat pengujian tingkat kesuburan nitrogen tanah tergolong sangat rendah (trace), tingkat kesuburan phosphor tanah sangat rendah (trace) dan rendah (low), tingkat kesuburan kalium tanah sangat rendah (trace), rendah (low), dan sedang (medium). Hal ini menandakan bahwa tanah di area pertambangan minyak tradisional Wonocolo mengalami penurunan tingkat kesuburan akibat pencemaran tanah dari aktivitas pertambangan. Hasil pengukuran pH menunjukkan masam, suhu tanah relatif tinggi pada area padat aktivitas pertambangan, sedangkan kelembaban tanah menunjukkan variasi dengan sebagian besar lokasi berkategori basah dan hanya satu titik kategori kering.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Prodi Ilmu Lingkungan</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026-02-26</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Sains dan Teknik;Ilmu Lingkungan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>