@misc{repository5019, month = {January}, year = {2026}, title = {Laporan Penelitian Internal Dosen : Eksplorasi Efektivitas Asam Alami Untuk Aktivasi Karbon Aktif Bonggol Jagung Pada Proses Adsorpsi Metilen Jingga}, publisher = {LPPM UNIVERSITAS BOJONEGORO}, keywords = {Aktivator; Karbon aktif; Jeruk Nipis; Asam sitrat; dan Asam askorbat}, author = {Erwanto, Erwanto and Zuffa Annisa, Annisa and Nafarida Almukharomah, Almukharomah}, abstract = {Karbon aktif (Activated Carbon-AC) banyak dimanfaatkan untuk menyerap zat pencemar karena struktur berpori dan luas permukaannya besar. Aktivasi umumnya menggunakan bahan kimia sintetik yang beresiko terhadap kesehatan dan lingkungan, sebagai alternatif yang lebih aman jeruk nipis digunakan sebagai aktivator alami untuk menghasilkan AC bonggol jagung yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jenis aktivator terhadap gugus fungsi permukaan AC bonggol jagung melalui karakterisasi FTIR, pengaruh massa, dan waktu kontak AC terhadap adsorpsi metil jingga dalam larutan. Adapun tahapan utama yang dilakukan pada penelitian ini, yaitu karbonisasi , aktivasi menggunakan empat jenis aktivator yang meliputi (asam klorida, jeruk nipis, asam sitrat, dan asam askorbat), karakterisasi FTIR, dan uji adsorpsi metil jingga. Hasil FTIR menunjukan bahwa aktivasi kimia menggunakan asam klorida (HCl), jeruk nipis, asam sitrat (C6H8O7), dan asam askorbat (C6H8O6) mampu menghilangkan pita serapan pada bilangan gelombang 2350-1 yang mengindikasi gugus karbonil (O=C=O) dari senyawa oksigen permukaan. Sebaliknya, struktur aromatik tetap stabil sebagai mana ditunjukkan bahwa pita-pita khas pada 1600, 1040-1060, dan 440 cm-1yang menunjukkan bahwa proses aktivasi berhasil membersihkan gugus polar tanpa merusak kerangka karbon aromatik, yang penting untuk meningkatkan sifat adsorpsi dari karbon aktif. Uji adsorpsi metil jingga dilakukan dengan memvariasikan massa karbon aktif (0,4; 0,6; dan 0,8 gram) serta waktu kontak (10, 20, 30, 40 menit). Hasil menunjukan bahwa efisiensi adsorpsi meningkat seiring dengan penambahan massa dan waktu kontak. Aktivator jeruk nipis menunjukkan kinerja adsorpsi terbaik dengan efisiensi maksimum mencapai 83,19\% pada waktu kontak 40 menit. Temuan ini memperkuat bahwa kondisi permukaan AC hasil aktivasi kimia sangat berpengaruh terhadap kapasitas adsorpsi metil jingga. Temuan ini membuktikan bahwa jenis aktivator mempengaruhi struktur permukaan AC yang berdampak langsung terhadap kinerjanya sebagai adsorben.}, url = {https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5019/} }