%D 2026 %T Laporan Akhir Pengabdian Kepada Masyarakat Internal Dosen: Implementasi Teknologi Beton Ramah Lingkungan pada Konstruksi di Desa Banjarjo Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro %L repository5090 %I LPPM UNIVERSITAS BOJONEGORO %A Sujiat Sujiat %A Saputra Ichwan Hadi Saputra %A Safi’i Achmad Safi’i %X Pembangunan infrastruktur perdesaan di Desa Banjarjo, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, menghadapi tantangan tinggi akibat ketergantungan pada agregat alam yang mahal dan berdampak lingkungan, serta penumpukan limbah konstruksi yang tidak terkelola. Teknologi beton ramah lingkungan berbasis Recycled Concrete Aggregate (RCA) menawarkan solusi berkelanjutan dengan memanfaatkan limbah beton lokal untuk menggantikan agregat alam, sehingga mampu menurunkan biaya transportasi, mengurangi eksploitasi sumber daya, dan menekan emisi karbon hingga 17%. Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada implementasi teknologi beton RCA secara terpadu melalui pemberdayaan UMKM dan peningkatan kapasitas tukang bangunan. Kegiatan telah dilaksanakan selama 6 bulan (Oktober 2025 - Maret 2026) dan berhasil melatih 29 peserta yang terdiri dari 15 tukang bangunan lokal, 8 pelaku UMKM konstruksi, 4 mahasiswa Teknik Sipil, dan 2 perangkat desa. Hasil uji kuat tekan beton RCA dengan substitusi 50% menunjukkan nilai rata-rata 17,2 MPa pada umur 28 hari, memenuhi standar minimum untuk konstruksi non-struktural. Proyek demonstrasi berupa trotoar lingkungan sepanjang 35 meter dan saluran drainase 20 meter berhasil dibangun menggunakan beton RCA. Penggunaan beton RCA terbukti menghemat biaya konstruksi rata-rata 24,1% dibandingkan beton konvensional. Sebesar 85% peserta menyatakan percaya dan akan menggunakan beton RCA dalam proyek mandiri ke depan. Tiga UMKM konstruksi telah secara mandiri mengaplikasikan teknologi ini pasca kegiatan. Program ini berhasil membentuk Kelompok Kerja UMKM Peduli Lingkungan dengan 12 anggota aktif, menerbitkan buku saku teknis pengolahan RCA, dan menjalin kemitraan dengan Dinas PUPR Kabupaten Bojonegoro. Hasil kegiatan telah dipublikasikan dalam satu artikel ilmiah dan disebarluaskan melalui sosialisasi yang dihadiri 58 warga