TY - GEN N2 - Pada tahun 2022, saluran drainase yang terletak di Jalan Basuki Rahmat, Bojonegoro diperbaki. Hal ini mengakibatkan ratusan pohon yang terletak di tepi jalan tersebut ditebang habis hingga ke akarnya. Dampaknya, cadangan karbon yang tersimpan di batang dan akar juga ikut hilang. Pemulihan ekosistem di Jalan Basuki Rahmat telah dilakukan dengan menanam kembali pohon yang ditebang. Namun, jenis, jumlah dan usia pohonnya berbeda dengan yang ditebang. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini berusaha untuk memberi informasi tentang perkiraan jumlah cadangan karbon yang hilang akibat perbaikan saluran drainase di Jalan Basuki Rahmat, Bojonegoro. Pengumpulan data pada penelitian ini didahului dengan pengukuran diameter batang setinggi dada (dbh) setiap pohon yang terletak di Jalan Basuki Rahmat, yang ditanam setelah perbaikan saluran drainase. Pengukuran biomassanya dilakukan dengan cara nondestructive (tidak menebang pohon). Analisis penghitungan karbon tersimpan (carbon sink) pada vegetasi (Wtc) dihitung dengan mengalikan total biomassa pohon (Wt) dengan konsentrasi karbonnya. Bagi akademisi, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai studi literatur tentang risiko hilangnya karbon tersimpan akibat kegiatan perbaikan saluran drainase jalan. Sedangkan bagi pemerintah, hasil penelitian ini dijadikan sebagai bahan evaluasi dan pertimbangan jika pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melakukan kegiatan serupa di tempat lainnya. Jumlah karbon tersimpan (Wtc) pohon yang terdapat di sepanjang Jalan Basuki Rahmat sebelum perbaikan saluran drainase sebesar 106.334,91 kg untuk 322 pohon dari 24 spesies. Saat ini, jumlahnya hanya sebesar 17.857,18 kg untuk 237 pohon dari 17 spesies. Jika dibandingkan dengan kondisi awal, jumlah karbon tersimpan (Wtc) ternyata merosot hingga tersisa 11,52 % saja. Hal ini terjadi akibat perbaikan saluran drainase pada tahun 2022, dimana ratusan pohon yang terletak di tepi jalan tersebut ditebang habis hingga ke akarnya. Dampaknya, cadangan karbon yang tersimpan di batang dan akar juga ikut hilang. Pemulihan ekosistem di Jalan Basuki Rahmat telah dilakukan dengan menanam kembali pohon yang ditebang. Namun, jenis, jumlah dan usia pohonnya berbeda dengan yang ditebang. KW - Risiko KW - hilang KW - cadangan_karbon; pohon; Basuki_Rahmat PB - LPPM UNIVERSITAS BOJONEGORO ID - repository5161 A1 - Oktavianus Cahya Anggara, Anggara A1 - Solikhati Indah Purwaningrum, Purwaningrum A1 - Winda Uswatun Khasanah, Khasanah Y1 - 2026/01/01/ UR - https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5161/ AV - public TI - Laporan Akhir Penelitian Internal Dosen: Risiko Hilangnya Cadangan Karbon Pohon di Jalan Basuki Rahmat, Bojonegoro Akibat Proyek Perbaikan Saluran Drainase ER -