%0 Generic %A Muhammad Bakhru Thohir, Thohir %A Anggi Tri Nurhaliza, Anggi %A Arya Ananda Saputra, Saputra %A Universitas Bojonegoro, %D 2026 %F repository:5162 %I LPPM UNIVERSITAS BOJONEGORO %K AuNPs; kemangi; kelor; green synthesis %T Laporan Akhir Penelitian Internal Dosen : Sintesis AuNPs dengan Bioreduktor Daun Kemangi (Ocimum Basilicum) dan Daun Kelor (Moringa Oleifera) %U https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5162/ %X Green synthesis nanopartikel emas (AuNPs) dilakukan dengan menggunakan bioreduktor daun kelor (Moringa Oleifera) dan daun kemangi (Ocimum basilicum). Tahapan dalam penelitian ini meliputi: ekstraksi, membuat larutan prekusor HAuCl4, sintesis, dan karakterisasi. Ekstaksi daun kelor dan kemangi dilakukan dengan merebus serbuk daun kelor dan kemangi kedalam akuades dalam suhu panas sampai ekstrak keluar ditandai perubahan warna larutan. Larutan prekusor HAuCl 0,3 mM dibuat dengan cara emas murni direndam dengan larutan akua regia. Tahap sintesis memperhatiakn beberapa variasi antara lain pH dan komposisi prekursor dan zat pereduksi. Adapun karakterisasi nanopartikel ini menggunakan instrument UV-Vis, FTIR, dan Particle Size Analysizer (PSA). Hasil analisis sampel nanopartikel pH 6 perbandingan 15:5 menunjukkan Panjang gelombang maksimumnya adalah 540 nm dan 535 nm yang menandakan kondisi optimum untuk sintesis AuNPs. Karakteristik FTIR memvalidasi adanya senyawa biomolekul ekstrak daun kelor tersebut berinteraksi dengan ion emas. Hasil dari uji PSA menunjukkan bahwa ukuran AuNPs yang dihasilkan adalah 95,4 nm. Uji PSA sesuai yang diharapkan dari ukuran nanopartikel. Sementara untuk kemangi Variasi pH dan rasio larutan prekursor HAuClâ‚„ terhadap ekstrak kemangi dioptimalkan untuk menghasilkan AuNPs dengan karakteristik terbaik. Karakterisasi UV-Vis menunjukkan hasil optimum pada pH 6 dengan panjang gelombang 520 nm serta pada rasio 6:3 dengan panjang gelombang 524 nm, sedangkan analisis FTIR mengidentifikasi gugus hidroksil (O-H) dan alkena (C=C) yang berkontribusi dalam reduksi ion emas. PSA mengonfirmasi ukuran ratarata partikel sebesar 3,519 nm, memenuhi kriteria nanopartikel (1-100 nm). Penelitian ini membuktikan potensi ekstrak daun kemangi sebagai alternatif hijau dalam sintesis AuNPs, menawarkan metode yang efisien, ramah lingkungan, dan ekonomis untuk aplikasi biomedis