    {
      "ispublished": "pub",
      "userid": 273,
      "corp_creators": [
        "Universitas Bojonegoro"
      ],
      "lastmod": "2026-06-25 02:51:28",
      "metadata_visibility": "show",
      "keywords": "Motif, Komunikasi, CSR, Mitra Lokal, Perusahaan Minyak dan Gas",
      "creators": [
        {
          "name": {
            "lineage": null,
            "honourific": null,
            "given": "Taufiq",
            "family": "Ahmad Taufiq"
          }
        },
        {
          "name": {
            "lineage": null,
            "honourific": null,
            "given": "Swasanti",
            "family": "Dra. Ida Swasanti"
          }
        },
        {
          "name": {
            "lineage": null,
            "honourific": null,
            "given": "Muhajir",
            "family": "Ahmad Muhajir"
          }
        }
      ],
      "publisher": "LPPM UNIVERSITAS BOJONEGORO",
      "subjects": [
        "H1"
      ],
      "datestamp": "2026-06-25 02:51:28",
      "dir": "disk0/00/00/52/21",
      "documents": [
          {
            "files": [
                {
                  "hash_type": "MD5",
                  "hash": "df9afabf4c0cbd42df54cb6a904ebf18",
                  "datasetid": "document",
                  "mtime": "2026-06-24 04:26:11",
                  "filesize": 863375,
                  "mime_type": "application/pdf",
                  "uri": "https://repository.unigoro.ac.id/id/file/64329",
                  "fileid": 64329,
                  "filename": "Laporan Akhir Penelitian_Ganjil_TAUFIQ_ - ahmad taufiq.pdf",
                  "objectid": 11931
                }
            ],
            "rev_number": 2,
            "pos": 1,
            "format": "text",
            "placement": 1,
            "mime_type": "application/pdf",
            "docid": 11931,
            "main": "Laporan Akhir Penelitian_Ganjil_TAUFIQ_ - ahmad taufiq.pdf",
            "date_embargo_retained": "2031-01-01",
            "language": "en",
            "uri": "https://repository.unigoro.ac.id/id/document/11931",
            "eprintid": 5221,
            "security": "public",
            "date_embargo": "2031-01-01"
          }
      ],
      "full_text_status": "public",
      "uri": "https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5221",
      "rev_number": 9,
      "abstract": "Sinergitas perusahaan dengan komunitas lokal, termasuk di dalamnya NGO/LSM, dalam pengelolaan CSR masih menjadi pro dan kontra. Di satu sisi kerja sama ini menguntungkan kedua pihak. Sebab, program CSR akan memberikan peluang bagi perusahaan untuk mendapatkan klaim atau citra sebagai organisasi yang sadar sosial, peduli dengan komunitas di mana perusahaan beroperasi. NGO merupakan salah satu aktor penting dalam pengelolaan CSR. LSM dapat berperan sebagai kontributor aktif, penasihat, dan pendukung sehubungan dengan perannya dalam pelaksanaan program CSR.\r\nDi sisi yang lain, kerja sama NGO dengan perusahaan, apalagi industri ekstraktif, adalah paradoks. Sebab, NGO didefinisikan sebagai kelompok advokasi sosial, budaya, hukum, dan lingkungan yang arah dan sasarannya bersifat nonkomersial. Sehingga, NGO mempunyai sebutan organisasi nirlaba, organisasi masyarakat sipil, sektor ketiga, antipasar pemerhati lingkungan, kelompok penekan, aktor gerakan sosial, dan aktor komunitas lokal.\r\nPro dan kontra sinergisitas inilah yang menjadikan topik ini selalu menarik untuk diteliti. Penelitian bertujuan mendalami sejauhmana motif komunikasi perusahaan, khususnya ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), melibatkan mitra lokal, termasuk dalam hal ini NGO, dalam pengelolaan CSR di Kabupaten Bojonegoro.\r\nPenelitian menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan studi kasus model Yin, dipadukan dengan Cresswell. Informan penelitian terdiri dari unsur penerima manfaat, perusahaan, NGO, media massa, dan unsur pemerintahan (kabupaten dan desa). Sedangkan analisis data menggunakan pendekatan analisis data studi kasus model Yin.\r\nHasil penelitian menunjukkan, motif EMCL atau because of motive melibatkan mitra lokal dalam pelaksanaan program CSR ada lima. Yakni, motif ekonomi bisnis perusahaan, meliputi kelancaran bisnis perusahaan, dan pembawa misi perusahaan; motif hukum dan regulasi, mengacu pelaksanaan UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas; motif komunikasi perusahaan, yakni sebagai saluran baru komunikasi perusahaan ke masyarakat, memudahkan komunikasi ke pemerintah); Motif politik, yakni sebagai bentuk mencari dukungan dan legitimasi dari masyarakat luas, NGO punya akses politik, tekanan pemerintah ke perusahaan); dan motif sosiologis, yakni upaya pemberdayaan perusahaan, wujud komitmen perusahaan kepada aktor lokal, NGO ingin terlibat langsung, kedekatan dengan sumber migas, dan peredam gejolak sosial).\r\nSedangkan tujuan (in order to motive) dari pelibatan mitra lokal dalam pengelolaan program-program CSR di wilayah Blok Cepu mencakup bertujuan untuk distribusi sumber daya ekonomi dan manusia, serta agar program CSR tepat sasaran, dan konflik sosial minim",
      "status_changed": "2026-06-25 02:51:28",
      "type": "other",
      "eprint_status": "archive",
      "divisions": [
        "sch_art"
      ],
      "date": "2026-01-01",
      "title": "Laporan Akhir Penelitian Internal Dosen: Motif Komunikasi Exxonmobil Cepu Limited Melibatkan Mitra Lokal dalam Program Corporate Social Responsibilty",
      "eprintid": 5221
    }