eprintid: 5394 rev_number: 39 eprint_status: archive userid: 1485 dir: disk0/00/00/53/94 datestamp: 2026-07-20 06:47:06 lastmod: 2026-07-20 06:47:06 status_changed: 2026-07-20 06:47:06 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Puji Astutik, Astutik contributors_name: Moh. Saiful Anam, Anam contributors_name: Fahrizal Taufiqqurachman, Taufiqqurrachman corp_creators: Universitas Bojonegoro title: Pengaruh kerentanan pekerja informal, kepadatan penduduk dan guncangan harga pangan terhadap kemiskinan multidimensi di Indonesia ispublished: pub subjects: CD divisions: ep keywords: Kemiskinan Multidimensi, Pekerjaan Informal, Kepadatan Penduduk, Inflasi Harga Pangan, Data Panel note: 22602011117 abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kerentanan pekerjaan informal, kepadatan penduduk, dan guncangan harga pangan terhadap kemiskinan multidimensi di lima provinsi Indonesia, yaitu Papua, Nusa Tenggara Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Bali selama periode 2015–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Sakernas, Susenas, serta sumber resmi lainnya. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kemiskinan multidimensi yang diukur menggunakan Indeks Kemiskinan Multidimensi (IKM), sedangkan variabel independen meliputi kerentanan pekerjaan informal, kepadatan penduduk, dan inflasi harga pangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerentanan pekerjaan informal berpengaruh positif terhadap kemiskinan multidimensi karena tingginya proporsi pekerja informal menyebabkan rendahnya stabilitas pendapatan dan keterbatasan akses terhadap perlindungan sosial. Kepadatan penduduk juga berpengaruh positif terhadap kemiskinan multidimensi akibat meningkatnya tekanan terhadap fasilitas pendidikan, kesehatan, perumahan, dan layanan publik lainnya. Selain itu, guncangan harga pangan berpengaruh positif terhadap kemiskinan multidimensi karena kenaikan harga pangan menurunkan daya beli rumah tangga, khususnya kelompok berpendapatan rendah. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan multidimensi di lima provinsi Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengentasan kemiskinan yang lebih komprehensif melalui peningkatan perlindungan tenaga kerja informal, pemerataan pembangunan wilayah, serta pengendalian stabilitas harga pangan. date: 2026-07-01 date_type: published full_text_status: restricted institution: Ekonomi department: Ekonomi Pembangunan thesis_type: bachelor thesis_name: sarjana citation: Puji Astutik, Astutik (2026) Pengaruh kerentanan pekerja informal, kepadatan penduduk dan guncangan harga pangan terhadap kemiskinan multidimensi di Indonesia. Bachelor thesis, Ekonomi. document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5394/3/BAB%20I.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5394/4/BAB%20II.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5394/5/BAB%20III.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5394/6/BAB%20IV.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5394/7/BAB%20V.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5394/8/LAMPIRAN.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5394/9/ABSTRAK-1.pdf