<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Inflasi, Investasi, dan Perdagangan Internasional Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Industri Tekstil di Indonesia</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Rosida</mods:namePart><mods:namePart type="family">Fiza Istanti Nur Rosida</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penyerapan tenaga kerja di industri tekstil dan produk tekstil di Indonesia berfluktuasi selama periode 2010-2023. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi dan perdagangan internasional, seperti inflasi, investasi, ekspor, dan impor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, Investasi Dalam Negeri (PMDN), Investasi Asing (PMA), ekspor, dan impor terhadap penyerapan tenaga kerja di industri tekstil dan produk tekstil di Indonesia, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data time series untuk periode 2010-2023. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan program EViews 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. PMDN memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. PMA memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Ekspor memiliki pengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, sedangkan impor memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Secara simultan, semua variabel independen, Inflasi, PMDN, PMA, ekspor, dan impor, memiliki pengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di industri tekstil dan produk tekstil di Indonesia, dengan nilai statistik F sebesar 4,723937 dan probabilitas 0,026364. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,746993 menunjukkan bahwa 74,69% variasi penyerapan energi tenaga kerja dapat dijelaskan oleh variabel independen dalam penelitian ini, sedangkan sisanya sebesar 25,31% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Prodi Ekonomi Pembangunan</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026-06-30</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Ekonomi;Ekonomi Pembangunan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>