eprintid: 5418 rev_number: 19 eprint_status: archive userid: 1789 dir: disk0/00/00/54/18 datestamp: 2026-07-21 03:36:54 lastmod: 2026-07-21 03:36:54 status_changed: 2026-07-21 03:36:54 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Moh. Sukoco, Sukoco contributors_name: M. Abdim Munib, Munib contributors_name: Mochamad Mansur, Mansur corp_creators: Universitas Bojonegoro title: Stand-Up Comedy Sebagai Ekspresi Kritik Sosial: Analisis Mens Rea, Kebebasan Berpendapat Dan Perlindungan Hukum Terhadap Komika ispublished: pub subjects: C1 divisions: sch_che keywords: Stand-up comedy, kritik sosial, mens rea, kebebasan berpendapat, perlindungan hukum note: 22742011009 abstract: Stand-up comedy telah berkembang tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media ekspresi dan kritik sosial yang digunakan untuk menyampaikan pandangan terhadap berbagai fenomena sosial, politik, dan hukum. Namun, penggunaan humor, satire, ironi, dan hiperbola dalam materi stand-up comedy sering menimbulkan perdebatan mengenai batas kebebasan berekspresi dan kemungkinan pertanggungjawaban pidana, khususnya terkait unsur mens rea (niat jahat). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep mens rea dalam ekspresi kritik sosial melalui stand-up comedy serta mengkaji bentuk perlindungan hukum terhadap komika dalam menyampaikan kritik sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi stand-up comedy sebagai bentuk kritik sosial pada dasarnya merupakan bagian dari kebebasan berekspresi yang dijamin oleh UUD NRI Tahun 1945 dan instrumen hak asasi manusia. Dalam penerapan hukum pidana, unsur mens rea harus dibuktikan secara cermat dengan mempertimbangkan konteks pertunjukan, tujuan komunikasi, dan karakteristik gaya bahasa non-harfiah yang digunakan komika. Selain itu, perlindungan hukum terhadap komika diwujudkan melalui jaminan konstitusional atas kebebasan berpendapat, kepastian hukum dalam penafsiran norma pidana, serta penerapan hukum yang proporsional guna mencegah kriminalisasi terhadap ekspresi kritik sosial yang disampaikan melalui karya seni pertunjukan. date: 2026-07-02 date_type: published full_text_status: restricted institution: Hukum department: Hukum thesis_type: bachelor thesis_name: sarjana citation: Moh. Sukoco, Sukoco (2026) Stand-Up Comedy Sebagai Ekspresi Kritik Sosial: Analisis Mens Rea, Kebebasan Berpendapat Dan Perlindungan Hukum Terhadap Komika. Bachelor thesis, Hukum. document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5418/1/ABSTRAK%20SUKOCO%20%281%29.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5418/2/BAB%201%20SUKOCO.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5418/3/BAB%202%20SUKOCO.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5418/4/BAB%203%20SUKOCO.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5418/5/BAB%204%20SUKOCO.pdf