%L repository5427 %K Inflasi, Nilai Tukar, Harga Minyak Dunia, Suku Bunga , ERPT %O 22602011143 %X Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme Exchange Rate Pass-Through (ERPT) di Indonesia periode 2010–2025 menggunakan model Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Hasil estimasi menunjukkan nilai tukar berpengaruh signifikan dengan pola berlawanan terhadap inflasi. Dalam jangka pendek, depresiasi Rupiah berpengaruh positif signifikan terhadap inflasi akibat kenaikan biaya input produksi (cost-push inflation). Namun, dalam jangka panjang pengaruhnya berbalik menjadi negatif signifikan, mengindikasikan adanya efek demand destruction yang menekan daya beli masyarakat. Sementara itu, harga minyak dunia terbukti konsisten berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi baik dalam jangka pendek maupun panjang. Sebaliknya, BI-Rate tidak berpengaruh signifikan dalam jangka panjang akibat kendala struktural berupa jeda waktu (time lag) transmisi kebijakan ke sektor riil. Berdasarkan temuan tersebut, otoritas moneter disarankan mengoptimalkan bauran kebijakan dengan fokus utama pada stabilisasi nilai tukar dan langkah antisipatif terhadap volatilitas harga energi global. %I Ekonomi %D 2026 %T Analisis Mekanisme Exchange Rate Pass-Through (ERPT): Dampak Depresiasi Nilai Tukar Rupiah Terhadap Inflasi di Indonesia %A Wulandari Sri Wulandari