<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Pengaruh Pertumbuhan Sektor Perdagangan, Jasa, dan Industri Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kota Surabaya Tahun 2006-2025</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Amirulis</mods:namePart><mods:namePart type="family">Siska Amirulis</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh sektor perdagangan, sektor jasa, dan sektor industri terhadap penyerapan tenaga kerja di Kota Surabaya periode 2006–2025 baik secara parsial maupun simultan. Penyerapan tenaga kerja merupakan salah satu indikator penting dalam pembangunan ekonomi daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa time series tahun 2006–2025yang diperoleh dari BPS Kota Surabaya. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan alat bantu program EViews 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial sektor perdagangan tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Sektor jasa berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Sementara itu, sektor industri juga berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Secara simultan, sektor perdagangan, sektor jasa, dan sektor industri tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Kota Surabaya. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,281819 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan penyerapan tenaga kerja sebesar 28,18%, sedangkan sisanya 71,82% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sektor perdagangan, sektor jasa, dan sektor industri belum mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Kota Surabaya selama periode 2006–2025. Kondisi ini menunjukkan bahwa pertumbuhan sektor-sektor tersebut lebih banyak didorong oleh peningkatan produktivitas, efisiensi usaha, digitalisasi, dan penggunaan teknologi modern dibandingkan peningkatan penggunaan tenaga kerja.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Prodi Ekonomi Pembangunan</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026-07-01</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Ekonomi;Ekonomi Pembangunan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>