eprintid: 5474 rev_number: 21 eprint_status: archive userid: 2128 dir: disk0/00/00/54/74 datestamp: 2026-07-22 08:31:25 lastmod: 2026-07-22 08:31:25 status_changed: 2026-07-22 08:31:25 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: M. Ihsan Asyik Amali, Amali contributors_name: Andrianto Prabowo, Prabowo contributors_name: Dodik Wahyono, Wahyono corp_creators: Universitas Bojonegoro title: Analisis Yuridis Penempatan Tiang Fiber Optic pada Tanah Milik Masyarakat Tanpa Pemberian Kompensasi di Kabupaten Bojonegoro ispublished: pub subjects: C1 divisions: sch_che keywords: Fiber Optic, Sengketa, Kompensasi, Tanah. note: 22742011082 abstract: Fiber Optic menjadi salah satu infrastruktur penunjang dalam pelaksanaan percepatan teknologi informasi dan komunikasi yang berpengaruh ke kecepatan internet salah satu provider yang menggunakan dan memiliki tiang penyangga fiber optic di Kabupaten Bojonegoro adalah XL Smart. Seringkali dalam praktiknya penempatan tiang penyangga fiber optic memanfaatkan tanah milik pribadi masyarakat dan berujung menimbulkan permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme penempatan tiang penyangga fiber optic XL Smart yang memanfaatkan atau melintasi tanah milik masyarakat di Kabupaten Bojonegoro dan fenomena hukum untuk penempatan tiang penyangga fiber optic XL Smart yang memanfaatkan atau melintasi tanah milik masyarakat dan tidak diberikan kompensasi di Kabupaten Bojonegoro. Jenis penelitian ini adalah penelitian empiris yang berlokasi di Kantor XL Smart Bojonegoro dengan metode pendekatan Sosiologis Yuridis, Penelitian Hukum sosilogis atau empiris, dan Pendekatan Konseptual (conceptual approach). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka serta peraturan perundang-undangan dokumen pendukung lainnya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tiang penyangga fiber optic milik XL Smart ditempatkan di bahu jalan milik desa atau milik negara dengan perizinan dari Dinas DPMPTSP, Kelurahan/Desa, RW hingga RT. Selain itu untuk penempatan kabel fiber optic yang melintasi tanah milik masyarakat dilakukan perizinan tertulis ke warga yang bersangkutan hingga ke RT RW setempat. Namun dalam beberapa kasus vendor pemasangan infrastuktur seringkali menyalahi aturan dan menempatkan tiang pada tanah milik warga pribadi sehingga menimbulkan permasalahan dan penuntutan ganti rugi atau kompensasi, date: 2026-07-02 date_type: published full_text_status: restricted institution: Hukum department: Hukum thesis_type: bachelor thesis_name: sarjana citation: M. Ihsan Asyik Amali, Amali (2026) Analisis Yuridis Penempatan Tiang Fiber Optic pada Tanah Milik Masyarakat Tanpa Pemberian Kompensasi di Kabupaten Bojonegoro. Bachelor thesis, Hukum. document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5474/1/ABTRAK.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5474/2/BAB%201..pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5474/3/BAB%202..pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5474/4/BAB%203..pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5474/5/BAB%204.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5474/6/LAMPIRAN..pdf