eprintid: 5498 rev_number: 33 eprint_status: archive userid: 1546 dir: disk0/00/00/54/98 datestamp: 2026-07-27 07:38:56 lastmod: 2026-07-27 07:38:56 status_changed: 2026-07-27 07:38:56 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Cendy Asta Vivia Rahmawati, Rahmawati contributors_name: Hartiningsih Astuti, Astuti contributors_name: Retno Muslinawati, Muslinawati corp_creators: Universitas Bojonegoro title: Dinamika Kemiskinan Daerah: Peran Ipm, Pertumbuhan PDRB, dan Tingkat Pengangguran Terbuka pada Kabupaten Miskin di Jawa Timur ispublished: pub subjects: CD divisions: ep keywords: Kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), First Difference Generalized Method of Moments (FD-GMM) note: 22602011044 abstract: Kemiskinan masih menjadi masalah pembangunan yang serius di Provinsi Jawa Timur, khususnya pada 10 kabupaten dengan tingkat kemiskinan tinggi yang menghadapi berbagai kendala dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terhadap tingkat kemiskinan di 10 kabupaten miskin di Jawa Timur selama periode 2015–2025. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa data panel (time series dan cross section) yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis dilakukan menggunakan metode First Difference Generalized Method of Moments (FD-GMM) Arellano-Bond. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, IPM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan, yang berarti peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat mampu menurunkan tingkat kemiskinan. PDRB berpengaruh negatif namun tidak signifikan dalam jangka pendek maupun jangka panjang, yang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi belum memberikan manfaat yang merata bagi masyarakat miskin. Sementara itu, TPT berpengaruh positif dan signifikan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, mengindikasikan bahwa peningkatan pengangguran akan meningkatkan tingkat kemiskinan akibat berkurangnya kesempatan memperoleh pendapatan. Selain itu, kemiskinan menunjukkan pengaruh positif dan signifikan, yang mengindikasikan adanya persistensi kemiskinan dari periode sebelumnya. Kesimpulannya, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengurangan pengangguran merupakan faktor utama dalam menurunkan kemiskinan, sedangkan pertumbuhan ekonomi perlu diarahkan agar lebih inklusif sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. date: 2026-07-01 date_type: published full_text_status: restricted institution: Ekonomi department: Ekonomi Pembangunan thesis_type: bachelor thesis_name: sarjana citation: Cendy Asta Vivia Rahmawati, Rahmawati (2026) Dinamika Kemiskinan Daerah: Peran Ipm, Pertumbuhan PDRB, dan Tingkat Pengangguran Terbuka pada Kabupaten Miskin di Jawa Timur. Bachelor thesis, Ekonomi. document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5498/1/ABSTRAK.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5498/2/BAB%20I.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5498/3/BAB%20II.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5498/4/BAB%20III.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5498/5/BAB%20IV.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5498/6/BAB%20V.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5498/7/LAMPIRAN.pdf