@phdthesis{repository5691, title = {Tradisi Mandi Malam Satu Suro Pada Desa Sumberarum Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro Dalam Perspektif Hukum Adat}, month = {July}, year = {2026}, note = {22742011122}, school = {Hukum}, url = {https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5691/}, keywords = {Tradisi, Satu\_Suro, Hukum\_Adat, Eksistensi, Tantangan}, abstract = {Tradisi Mandi Malam Satu Suro merupakan tradisi yang masih dilaksanakan masyarakat Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro setiap malam satu Suro di Sendang Tirta Arum. Tradisi ini memiliki nilai budaya yang tetap dipertahankan di tengah perkembangan masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui landasan filosofis dan sosiologis Tradisi Mandi Malam Satu Suro serta menganalisis eksistensi dan tantangan yang dihadapinya dalam perspektif hukum adat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologis dan konseptual. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, kuesioner, serta studi kepustakaan yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara filosofis Tradisi Mandi Malam Satu Suro mengandung nilai penghormatan terhadap leluhur, spiritualitas, introspeksi diri, serta harapan akan keselamatan dan keberkahan. Secara sosiologis, tradisi ini berfungsi mempererat hubungan sosial, memperkuat identitas budaya masyarakat, dan menjadi sarana pewarisan nilai budaya antargenerasi. Tradisi ini masih menunjukkan eksistensinya melalui pelaksanaan yang rutin, tingginya dukungan masyarakat, serta keterlibatan berbagai unsur masyarakat. Namun, tradisi ini menghadapi tantangan berupa pengaruh modernisasi, perubahan minat generasi muda, dan berkembangnya pola pikir rasional. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian agar tradisi tetap terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.}, author = {Siti Alfiana Dzakia, Dzakia} }