eprintid: 5837 rev_number: 27 eprint_status: archive userid: 1367 dir: disk0/00/00/58/37 datestamp: 2026-08-06 07:44:59 lastmod: 2026-08-06 07:44:59 status_changed: 2026-08-06 07:44:59 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Ahmad Beny Hertanto, Hertanto contributors_name: Deviana Diah Probowati, Probowati contributors_name: Danang Ananda Yudha, Yudha corp_creators: Universitas Bojonegoro title: Strategi Pengembangan Budidaya Jamur Tiram Coklat Melalui Pendekatan Metode SWOT Dan QSPM Di Desa Tanjungharjo Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro ispublished: pub subjects: CC divisions: sch_bio keywords: budidaya jamur tiram coklat, SWOT, QSPM, strategi pengembangan, Matriks IE. note: 22542011013 abstract: Budidaya jamur tiram coklat merupakan salah satu usaha agribisnis yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan karena permintaan pasar yang cenderung meningkat. Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro menjadi salah satu wilayah yang memiliki tujuh pelaku usaha budidaya jamur tiram coklat. Meskipun hasil panen umumnya selalu habis terjual, pengembangan usaha masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan modal, kapasitas produksi yang belum optimal, ketergantungan terhadap pemasok baglog dari luar daerah, serta keuntungan usaha yang sebagian besar masih digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan yang sesuai agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi usaha budidaya jamur tiram coklat, merumuskan alternatif strategi pengembangan, serta menentukan strategi prioritas yang dapat diterapkan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis SWOT dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive di Desa Tanjungharjo dengan melibatkan 10 responden yang terdiri atas 7 pelaku usaha budidaya jamur tiram coklat dan 3 responden pendukung. Hasil penelitian menunjukkan nilai IFAS sebesar 2,88 dan EFAS sebesar 2,70, sehingga usaha berada pada Sel V Matriks IE (Hold and Maintain). Matriks SWOT menghasilkan 12 alternatif strategi, sedangkan analisis QSPM menunjukkan bahwa strategi prioritas adalah meningkatkan kapasitas produksi melalui penambahan jumlah baglog dengan nilai Total Attractiveness Score (TAS) sebesar 7,61. Strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, memenuhi permintaan pasar, meningkatkan pendapatan pelaku usaha, serta mendukung pengembangan usaha budidaya jamur tiram coklat secara berkelanjutan. date: 2026-07-14 date_type: published full_text_status: restricted institution: Pertanian department: Agribisnis thesis_type: bachelor thesis_name: sarjana citation: Ahmad Beny Hertanto, Hertanto (2026) Strategi Pengembangan Budidaya Jamur Tiram Coklat Melalui Pendekatan Metode SWOT Dan QSPM Di Desa Tanjungharjo Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Bachelor thesis, Pertanian. document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5837/1/abstrak.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5837/2/Bab%201.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5837/7/Bab%202.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5837/8/BAB%203.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5837/9/BAB%204.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5837/10/Bab%205.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5837/11/Bab%206.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5837/12/Lampiran.pdf