TY - THES AV - restricted N2 - Bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak diusahakan oleh petani di Indonesia, termasuk di Desa Duwel, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, yang merupakan salah satu sentra produksi bawang merah terbesar di Kabupaten Bojonegoro. Pendapatan petani bawang merah dalam beberapa tahun terakhir cenderung mengalami fluktuasi seiring naik turunnya jumlah produksi dan luas panen, sehingga sebagian petani juga mengandalkan sumber pendapatan lain di luar usahatani bawang merah, baik dari sektor on farm lain, off farm, maupun non farm, sebagai bagian dari pendapatan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis tingkat pendapatan usahatani bawang merah di Desa Duwel Kecamatan Kedungadem, dan (2) menganalisis besarnya kontribusi pendapatan usahatani bawang merah terhadap pendapatan rumah tangga petani di Desa Duwel Kecamatan Kedungadem. Penelitian dilaksanakan di Desa Duwel Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro pada tanggal 10 Maret hingga 30 April 2026. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani bawang merah di Desa Duwel yang berjumlah 50 orang, dengan teknik penarikan sampel menggunakan metode sensus (sampling jenuh), sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Data yang digunakan terdiri atas data primer yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada responden, serta data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait dan studi dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis biaya, analisis penerimaan, dan analisis pendapatan usahatani bawang merah dengan rumus ? = TR ? TC, analisis total pendapatan rumah tangga petani, serta analisis kontribusi usahatani bawang merah terhadap pendapatan rumah tangga petani yang dinyatakan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya produksi usahatani bawang merah di Desa Duwel adalah sebesar Rp40.000.000 per hektar per musim tanam, yang terdiri atas biaya tetap (TFC) sebesar Rp4.350.000 (10,88%) dan biaya variabel (TVC) sebesar Rp35.650.000 (89,13%), dengan komponen biaya tenaga kerja sebagai penyumbang terbesar yaitu Rp18.500.000 atau 46,25% dari total biaya. Rata-rata produksi bawang merah sebesar 8.500 kg/Ha/MT dengan harga jual rata-rata Rp16.000/kg, sehingga diperoleh total penerimaan (TR) sebesar Rp136.000.000 per hektar per musim tanam. Dengan demikian, pendapatan usahatani bawang merah (?) yang diperoleh petani adalah sebesar Rp96.000.000 per hektar per musim tanam, yang menunjukkan bahwa usahatani bawang merah di Desa Duwel menguntungkan dan layak untuk terus diusahakan karena nilai TR lebih besar dari TC. Pendapatan rumah tangga petani bawang merah di Desa Duwel bersumber dari empat kategori, yaitu usahatani bawang merah (on farm) sebesar Rp96.000.000 (65,00%), usahatani lain seperti padi dan jagung (on farm) sebesar Rp29.538.462 (20,00%), pendapatan off farm sebesar Rp14.769.231 (10,00%), dan pendapatan non farm sebesar Rp7.384.615 (5,00%), sehingga diperoleh total pendapatan rumah tangga petani sebesar Rp147.692.308 per musim tanam. Berdasarkan hasil tersebut, kontribusi usahatani bawang merah terhadap pendapatan rumah tangga petani di Desa Duwel Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro adalah sebesar 65,00%, yang tergolong dalam kategori kontribusi tinggi, dan menunjukkan bahwa usahatani bawang merah masih menjadi sumber pendapatan utama bagi rumah tangga petani di wilayah penelitian. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan kepada petani bawang merah di Desa Duwel untuk meningkatkan efisiensi penggunaan tenaga kerja sebagai komponen biaya terbesar, serta mengoptimalkan pemanfaatan bantuan benih dan pupuk bersubsidi yang difasilitasi oleh Kelompok Tani Margo Rukun I guna menekan biaya produksi dan meningkatkan pendapatan usahatani. Bagi pemerintah daerah, disarankan untuk memperluas cakupan bantuan benih unggul dan pupuk bersubsidi serta mengadakan pelatihan efisiensi biaya produksi bagi petani bawang merah di wilayah tersebut. N1 - 22542011024 A1 - ANANG DUWI PRAYOGA, PRAYOGA PB - Pertanian TI - Kontribusi Usaha Tani Bawang Merah Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Petani di Desa Duwel Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro KW - bawang merah KW - usahatani KW - pendapatan KW - kontribusi KW - rumah tangga petani M1 - bachelor UR - https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5846/ Y1 - 2026/07/20/ ID - repository5846 ER -