<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Spasial Limpasan Permukaan Berbasis SIG Menggunakan Metode Soil Conservation Service–Curve Number (SCS-CN) pada Sub DAS Pacal</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Suryana</mods:namePart><mods:namePart type="family">Kevin fardian Suryana</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Sub DAS Pacal, Kabupaten Bojonegoro, merupakan kawasan yang mengalami degradasi hidrologis ditandai dengan nilai Koefisien Regim Sungai (KRS) sebesar 282 dan Koefisien Simpanan Air (KSA) sebesar 0,057, yang mengindikasikan kapasitas infiltrasi tanah yang sangat rendah sehingga sebagian besar curah hujan berubah menjadi limpasan permukaan dan memicu banjir berulang. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung tebal dan volume limpasan permukaan serta memetakan luas daerah terdampak berdasarkan tingkat kerawanan menggunakan metode Soil Conservation Service–Curve Number (SCS-CN) berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang digunakan meliputi curah hujan harian maksimum dari enam stasiun pengamatan periode 2015–2025, peta penutup lahan, dan peta tekstur tanah. Metode nilai Curve Number (CN) diperoleh melalui analisis spasial intersect antara peta penutup lahan dan kelompok hidrologi tanah (HSG), kemudian dikonversi ke kondisi AMC I untuk menghitung tebal limpasan (Q) dan volume limpasan (V) per unit lahan. Hasil penelitian menunjukkan tinggi limpasan permukaan berkisar antara 26,02 mm hingga 197,88 mm dengan total volume limpasan 25.198.136,22 m³. Tingkat kerawanan terbagi menjadi empat kelas antara lain Tidak Rawan 895,34 Ha dengan presentase 3%, Cukup Rawan 20.068,40 Ha dengan presentase 63%, Rawan 8.811,85 Ha dengan presentase 28%, dan Sangat Rawan 1.993,52 Ha dengan presentase 6%, dengan konsentrasi tertinggi di Kecamatan Gondang dan Temayang. Penelitian selanjutnya Pengukuran nilai CN diharapkan untuk memakai uji sampel langsung di lapangan untuk mendapatkan hasil yang akurat.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Prodi Teknik Sipil</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026-07-31</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Sains dan Teknik;Teknik Sipil</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>