TY - THES M1 - bachelor A1 - Jauharul Maknun, Maknun KW - Usahatani Cabai Merah Keriting KW - Pendapatan Usahatani KW - Regresi Linier Berganda KW - Faktor-Faktor Produksi KW - Hortikultura. TI - Analisis Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Usahatani Cabai Merah Keriting di Desa Wadang Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro AV - restricted N1 - 22542011042 ID - repository5889 UR - https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5889/ Y1 - 2026/07/22/ N2 - Cabai merah keriting (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta permintaan pasar yang besar di Indonesia. Namun, pendapatan petani sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain luas lahan, biaya produksi, hasil produksi, harga jual, serta efisiensi dalam penggunaan faktor-faktor produksi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan usahatani cabai merah keriting di Desa Wadang, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan petani menggunakan kuesioner terstruktur terhadap 50 sampel petani yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dari total populasi 100 petani. Data sekunder diperoleh dari instansi pemerintah terkait, literatur, dan hasil penelitian terdahulu. Analisis data dilakukan menggunakan analisis pendapatan usahatani (Pd = TR - TC) dan analisis regresi linier berganda. Sebelum dilakukan analisis regresi, data terlebih dahulu diuji menggunakan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas untuk memastikan bahwa model regresi memenuhi persyaratan statistik yang dipersyaratkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total biaya produksi yang dikeluarkan petani adalah sebesar Rp.21.460.000 per musim tanam, dengan total penerimaan rata-rata sebesar Rp.52.920.000, sehingga rata-rata pendapatan usahatani yang diperoleh petani adalah sebesar Rp.31.460.000 per musim tanam. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan persamaan: Y = -8.151.000 - 5.333 X1 - 0.823 X2 - 1.955 X3 - 0.345 X4 - 0.556 X5 + 19.480 X6 + 0.488 X7 + e. Berdasarkan uji simultan (Uji F), seluruh variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani F-hitung = 937,649 > F-tabel = 2,25 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil uji parsial (Uji t) menunjukkan bahwa variabel jumlah produksi X6, harga jual X7, biaya pupuk X3, dan tenaga kerja X5 berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan usahatani cabai merah keriting. Sementara itu, variabel luas lahan X1, biaya benih X2, dan biaya pestisida X4 tidak berpengaruh secara signifikan. Nilai koefisien determinasi penyesuaian (Adjusted R2) sebesar 0,992 menunjukkan bahwa 99,2% variasi pendapatan usahatani dapat dijelaskan oleh variabel-variabel dalam model, sedangkan sisanya (0,8%) dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian. PB - Pertanian ER -