TY - THES A1 - Oktia Nila Ardiana, Ardiana AV - restricted KW - Pengembangan KW - Destinasi Wisata KW - Tourism Destination Components KW - Taman Tirta Dander Waterpark ID - repository5961 UR - https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5961/ N1 - 22632011105 PB - Ilmu Sosial dan Ilmu Politik M1 - bachelor TI - Analisis Pengembangan Destinasi Wisata Taman Tirta Dander Waterpark Bojonegoro Berbasis Tourism Destination Components Y1 - 2026/07/27/ N2 - Penelitian ini berangkat dari fenomena penurunan jumlah kunjungan wisatawan Taman Tirta Dander Waterpark dalam tiga tahun terakhir, yaitu dari 128,515 ribu pengunjung pada tahun 2023, turun menjadi 90,282 ribu pada tahun 2024, dan kembali menurun menjadi 82,720 ribu pada tahun 2025. Penurunan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi destinasi wisata yang dimiliki dengan kondisi pengelolaan dan tingkat pemanfaatannya. Meskipun Taman Tirta Dander Waterpark memiliki fasilitas relatif lengkap sebagai destinasi wisata keluarga, kunjungan wisatawan cenderung fluktuatif dan belum menunjukkan keberlanjutan. Permasalahan yang ditemukan meliputi keterbatasan inovasi wahana, kurangnya variasi aktivitas wisata, aksesibilitas yang belum optimal untuk kendaraan besar, serta penurunan kualitas beberapa fasilitas penunjang. Penelitian ini bertujuan untuk manganalisis pengembangan destinasi wisata Taman Tirta Dander Waterpak Bojonegoro. Analisis dalam penelitian ini didasarkan pada komponen pengembangan pariwisata Tourism Destination Components yang meliputi Attraction, Accessibility, Activities, Amenities, dan Accommodation. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penentuan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan total sembilan informan yang terdiri dari perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Desa Dander, pengelola objek wisata, serta pengunjung. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan destinasi wisata telah berjalan cukup baik namun masih menghadapi kendala pada beberapa aspek. Pada komponen Attraction, daya tarik utama berupa perpaduan wahana air buatan dan keaslian alam cukup kuat, didukung sistem barcode untuk evaluasi pengunjung, meski inovasi wahana baru tergolong lambat akibat keterbatasan birokrasi. Dari segi Accessibility, akses dinilai mudah dan aman bagi kendaraan pribadi dengan petunjuk arah yang jelas dan tempat parkir yang luas, namun lebar jalan utama masih sempit sehingga belum dapat dilalui oleh kendaraan besar. Pada aspek Activities, variasi rekreasi air telah mengakomodasi berbagai usia dan didukung oleh event festival budaya musiman, meskipun rencana wahana non-air seperti flying fox masih tertahan penganggaran APBD. Untuk Amenities, sarana dasar seperti gazebo dan kebersihan kolam terawat dengan disiplin, namun kebersihan toilet cenderung menurun saat terjadi lonjakan pengunjung. Terakhir, pada komponen Accommodation, kebutuhan konsumsi pengunjung telah terpenuhi melalui penyediaan kios bagi pelaku UMKM lokal, meskipun variasi menu kuliner yang dijajakan masih terbatas pada makanan dan minuman sederhana. ER -