%0 Thesis %9 Bachelor %A Dela Fitriana, Fitriana %A Universitas Bojonegoro, %B Administrasi Publik %D 2026 %F repository:5963 %I Ilmu Sosial dan Ilmu Politik %K Pengelolaan, Sarana dan Prasarana, Pelayanan Publik, POAC. %T Pengelolaan Sarana dan Prasarana Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik (Studi Kasus di Desa Mojomalang Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban) %U https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5963/ %X Pengelolaan sarana dan prasarana merupakan faktor penting dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan publik di tingkat desa. Ketersediaan fasilitas yang memadai, seperti kantor desa, balai desa, jalan lingkungan, dan penerangan jalan umum, berpengaruh terhadap efektivitas pemerintahan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Di Desa Mojomalang, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, masih terdapat berbagai permasalahan, antara lain kerusakan kantor dan balai desa, beberapa ruas jalan yang belum diperbaiki, penerangan jalan umum yang belum merata, serta belum terealisasinya beberapa program pembangunan akibat keterbatasan anggaran dan penetapan skala prioritas. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengelolaan sarana dan prasarana dalam meningkatkan pelayanan publik di Desa Mojomalang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Analisis dilakukan berdasarkan teori pengelolaan George R. Terry yang meliputi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan pengawasan (controlling). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi, pengelompokan, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana telah dilaksanakan sesuai fungsi manajemen, namun belum optimal. Perencanaan dilakukan melalui penyusunan RPJMDes dan RKPDes berdasarkan musyawarah desa. Pengorganisasian dan koordinasi antarperangkat desa berjalan dengan baik. Pelaksanaan berhasil merealisasikan beberapa program, seperti peningkatan jalan lingkungan, penerangan jalan umum, pendidikan, dan infrastruktur teknologi, sedangkan perbaikan balai desa, kantor desa, beberapa ruas jalan, serta program bank sampah belum sepenuhnya terlaksana karena keterbatasan anggaran dan skala prioritas. Pengawasan dilakukan melalui monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program serta penggunaan anggaran desa. %Z 22632011043