@phdthesis{repository5964, note = {22632011084}, title = {Partisipasi Politik Pemilih Pemula Dalam Pilkada Bojonegoro 2024 : Perspektif Media Sosial Tiktok}, month = {July}, year = {2026}, school = {Ilmu Sosial dan Ilmu Politik}, author = {Mei Hestia Rani, Rani}, url = {https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5964/}, abstract = {Pemilih pemula merupakan kelompok pemilih yang baru pertama kali menggunakan hak pilihnya. Di era saat ini, penggunaan media sosial TikTok yang semakin meningkat menjadikan platform tersebut sebagai salah satu sumber informasi politik yang banyak diakses oleh pemilih pemula. TikTok tidak hanya dimanfaatkan sebagai media hiburan, tetapi juga berkembang menjadi media penyampaian informasi mengenai tahapan pemilihan, sosialisasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), kampanye pasangan calon, hingga ruang diskusi politik di kalangan masyarakat. Kemudahan akses informasi tersebut berpotensi memengaruhi bentuk partisipasi politik pemilih pemula, baik dalam kegiatan politik yang bersifat konvensional maupun nonkonvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi politik pemilih pemula dalam pilkada bojonegoro 2024 dari perspektif media sosial tiktok. Metodologi penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan sebelas informan sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengunjukkan bahwa media sosial TikTok memiliki peran dalam mendorong partisipasi politik pemilih pemula pada Pilkada Bojonegoro Tahun 2024. Pada bentuk partisipasi politik konvensional, TikTok dimanfaatkan sebagai sumber informasi politik yang mendorong pemilih pemula menggunakan hak pilih, mengikuti diskusi politik, memperoleh informasi mengenai kegiatan kampanye pasangan calon, serta meningkatkan pemahaman terhadap proses penyelenggaraan Pilkada. Sementara itu, pada bentuk partisipasi politik non konvensional, pemilih pemula cenderung tidak terlibat dalam demonstrasi maupun tindakan kekerasan politik, serta pemilih pemula bersikap menerima dan mematuhi hasil Pilkada sesuai dengan mekanisme demokrasi yang berlaku. Berdasarkan hasil penelitian, media sosial TikTok berkontribusi dalam meningkatkan akses informasi, pengetahuan politik, dan kesadaran berpartisipasi pemilih pemula, meskipun kualitas partisipasi tetap dipengaruhi oleh kemampuan individu dalam menyaring informasi serta tingkat literasi politik yang dimiliki.}, keywords = {Partisipasi Politik, Pemilih Pemula, Pilkada, Media Sosial Tiktok} }