TY - THES A1 - Bayu Anung Triwijaya, Triwijaya AV - restricted KW - Inovasi Pelayanan Publik KW - Perpustakaan Digital KW - e-Maos KW - Literasi Masyarakat KW - Difusi Inovasi. ID - repository5981 UR - https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/5981/ N1 - 22632011035 PB - Ilmu Sosial dan Ilmu Politik M1 - bachelor TI - Inovasi Aplikasi e-Maos Dalam Meningkatkan Literasi Masyarakat Oleh Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro Y1 - 2026/07/28/ N2 - Perkembangan teknologi informasi mendorong Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro melakukan inovasi pelayanan melalui aplikasi e-Maos sebagai perpustakaan digital untuk meningkatkan akses informasi dan literasi masyarakat. Namun, pemanfaatan aplikasi tersebut masih menghadapi kendala, seperti literasi digital yang belum merata dan optimalisasi penggunaan aplikasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis inovasi aplikasi e-Maos dalam meningkatkan literasi masyarakat berdasarkan teori Difusi Inovasi Everett M. Rogers yang meliputi relative advantage, compatibility, complexity, trialability, dan observability. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan ditentukan melalui teknik purposive sampling yang terdiri atas Kepala Bidang Perpustakaan, Pengelola Aplikasi e-Maos, Pustakawan, dan enam pengguna aplikasi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaņa dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi e-Maos telah memenuhi lima atribut inovasi Rogers. Aplikasi memberikan kemudahan akses layanan, efisiensi waktu dan biaya, sesuai dengan kebutuhan masyarakat, mudah digunakan, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mencoba melalui sosialisasi, serta manfaatnya dapat diamati melalui meningkatnya pemanfaatan layanan perpustakaan digital. Penelitian menyimpulkan bahwa aplikasi e-Maos merupakan inovasi pelayanan publik yang mendukung peningkatan literasi masyarakat di Kabupaten Bojonegoro. Optimalisasi aplikasi masih memerlukan peningkatan sosialisasi, pengembangan fitur, penambahan koleksi digital, dan penguatan literasi digital masyarakat. ER -