eprintid: 6004 rev_number: 67 eprint_status: archive userid: 1067 dir: disk0/00/00/60/04 datestamp: 2026-08-14 04:06:45 lastmod: 2026-08-14 04:06:45 status_changed: 2026-08-14 04:06:45 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Roghib Afnani, Afnani contributors_name: Mrabawani Insan Rendra, Rendra contributors_name: Yulia Indriani, Indriani corp_creators: Universitas Bojonegoro title: Optimasi Embung Ngisor Untuk Kebutuhan Air Irigasi Menggunakan Program Linier Excel Solver (Studi Kasus Desa Papringan Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro) ispublished: pub subjects: CJ divisions: ts keywords: Embung, Kebutuhan Air Irigasi, Optimasi, Microsoft Excel Solver, Keuntungan note: 22222011192 abstract: Ketersediaan air merupakan faktor penting dalam mendukung keberlanjutan sektor pertanian. Embung Ngisor berfungsi sebagai penampung air hujan untuk memenuhi kebutuhan air irigasi lahan pertanian di sekitarnya, namun pemanfaatannya belum optimal akibat distribusi air yang belum merata hingga ke lahan petani. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan air embung agar lebih efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan air irigasi pada lahan seluas 4 hektar dengan pola tanam Padi–Padi–Tembakau, ketersediaan air Embung Ngisor, serta menentukan pola tanam optimum melalui optimasi. Metode yang digunakan meliputi perhitungan kebutuhan air irigasi menggunakan metode Faktor Palawija Relatif (FPR) dan Luas Palawija Relatif (LPR), analisis ketersediaan air berdasarkan karakteristik tampungan embung, analisis neraca air, serta optimasi program linier menggunakan Microsoft Excel Solver. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total kebutuhan air irigasi untuk dua musim tanam padi dan musim tanam palawija sebesar 22.303,64 m3. Untuk tanaman padi sebesar 18.571,16 m³, dan palawija sebesar 3.732,48 m³. Untuk ketersediaan air pada Embung Ngisor sebesar 12.628 m³. Berdasarkan analisis neraca air, pada bulan Januari sampai Juni ketersediaan air mengalami defisit air, dan untuk bulan Juli sampai Desember mengalami surplus air. Alternatif III dengan pola tanam Padi–Cabai–Jagung memberikan keuntungan tertinggi sebesar Rp484.601.231, dengan luas tanam optimum sebesar 3,5 ha, 4 ha, dan 4 ha. Sehingga dipilih sebagai alternatif terbaik dalam pemanfaatan air Embung Ngisor. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pemilihan kombinasi komoditas yang tepat mampu meningkatkan keuntungan hasil pertanian dengan tetap memenuhi kendala ketersediaan air dan luas areal layanan. date: 2026-07-30 date_type: published full_text_status: restricted institution: Sains dan Teknik department: Teknik Sipil thesis_type: bachelor thesis_name: sarjana citation: Roghib Afnani, Afnani (2026) Optimasi Embung Ngisor Untuk Kebutuhan Air Irigasi Menggunakan Program Linier Excel Solver (Studi Kasus Desa Papringan Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro). Bachelor thesis, Sains dan Teknik. document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6004/37/ABSTRAK.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6004/1/BAB%20I.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6004/3/BAB%20II.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6004/2/BAB%20III.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6004/38/BAB%20IV.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6004/5/BAB%20V.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6004/4/LAMPIRAN.pdf