eprintid: 6039 rev_number: 30 eprint_status: archive userid: 1201 dir: disk0/00/00/60/39 datestamp: 2026-08-14 02:34:17 lastmod: 2026-08-14 02:34:17 status_changed: 2026-08-14 02:34:17 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Fina Ismiyatul Maula, Maula contributors_name: Junadi, Junadi contributors_name: Heny Suhindarno, Suhindarno corp_creators: Universitas Bojonegoro title: Inovasi Pengelolaan Sampah Dengan Teknologi Pirolisis Dan Maggot Black Soldier Fly (Studi Kasus pada Bank Sampah Mandiri Keluarga Harapan Desa Sendangharjo Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro) ispublished: pub subjects: CB divisions: sch_art keywords: Inovasi Masyarakat, Pengelolaan Sampah, Pirolisis, Maggot BSF, BSM-KH, Difusi Inovasi note: 22632011062 abstract: Pengelolaan sampah memerlukan inovasi yang tidak hanya mampu mengurangi timbulan sampah, tetapi juga menghasilkan nilai guna dan dapat diterapkan secara berkelanjutan di masyarakat. BSM-KH Desa Sendangharjo mengembangkan inovasi pengelolaan sampah melalui teknologi pirolisis pada program Si FATSOL dan budidaya Black Soldier Fly (BSF) pada program Si IMUT. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses difusi kedua inovasi tersebut berdasarkan teori Difusi Inovasi Rogers (2003). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lima atribut inovasi, yaitu Relative Advantage, Compatibility, Complexity, Trialability, dan Observability. Data diperoleh melalui wawancara terhadap sepuluh informan, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua inovasi memiliki karakter penerapan yang berbeda. Maggot BSF memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan maggot dan kasgot serta integrasinya dengan peternakan dan pertanian, sedangkan pirolisis memanfaatkan plastik residu menjadi bahan bakar cair. Keduanya sesuai dengan kebutuhan lokal, tetapi memiliki tuntutan pengelolaan yang berbeda. Maggot BSF lebih memungkinkan dikembangkan secara bertahap, sedangkan pirolisis memerlukan kesiapan teknologi dan kompetensi teknis yang lebih spesifik. Kedua inovasi dapat dipelajari melalui praktik, studi tiru, pelatihan, dan pendampingan serta hasil dan prosesnya dapat diamati. Terdapat bukti peniruan Maggot BSF, sedangkan replikasi pirolisis belum ditemukan. Dengan demikian, difusi inovasi di BSM-KH berlangsung secara kontekstual, bertahap, dan adaptif, tetapi belum menunjukkan adopsi yang merata. Keberlanjutan dan perluasan inovasi masih memerlukan penguatan kapasitas teknis, transfer pengetahuan, dukungan kelembagaan, dan partisipasi masyarakat. date: 2026-07-29 date_type: published full_text_status: restricted institution: Ilmu Sosial dan Ilmu Politik department: Administrasi Publik thesis_type: bachelor thesis_name: sarjana citation: Fina Ismiyatul Maula, Maula (2026) Inovasi Pengelolaan Sampah Dengan Teknologi Pirolisis Dan Maggot Black Soldier Fly (Studi Kasus pada Bank Sampah Mandiri Keluarga Harapan Desa Sendangharjo Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro). Bachelor thesis, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6039/1/ABSTRAK.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6039/2/BAB%201.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6039/3/BAB%202.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6039/4/BAB%203.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6039/5/BAB%204.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6039/6/BAB%205.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6039/7/LAMPIRAN.pdf