%0 Thesis %9 Bachelor %A Galang Rizky Saputra, Saputra %A Universitas Bojonegoro, %B Teknik Sipil %D 2026 %F repository:6179 %I Sains dan Teknik %K Drainase, Konservasi air tanah, Sumur resapan, Debit limpasan, Permeabilitas tanah %T Perencanaan Ulang Sistem Drainase Permukiman Berbasis Konservasi Air Tanah di Desa Wedi %U https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6179/ %X Perkembangan permukiman di Desa Wedi, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro yang tidak diimbangi dengan penyediaan ruang resapan air hujan menyebabkan berkurangnya kemampuan tanah dalam meresapkan air, sementara sebagian saluran drainase eksisting memiliki dimensi kecil, terdapat banyak sedimentasi, dan kerap tidak mampu menampung debit limpasan sehingga menimbulkan genangan pada musim hujan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan drainase eksisting dalam menampung debit limpasan, merencanakan ulang saluran drainase berbasis konservasi air tanah, dan menghitung kemampuan sumur resapan dalam mereduksi debit limpasan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif . Data primer terdiri dari pengukuran dimensi saluran dan uji permeabilitas tanah, dan data sekunder berupa jenis tanah, curah hujan 10 tahun terakhir, dan tata guna lahan, yang diolah melalui analisis hidrologi dan hidrolika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 28 segmen saluran yang dievaluasi, 22 segmen mengalami luapan karena kapasitas saluran 0,0676–1,5529 m3/detik tidak sebanding dengan debit limpasan 0,4366–2,1646 m3/detik. Uji permeabilitas tanah pada 5 titik sampel menghasilkan nilai rata-rata K sebesar 2,55 cm/jam dan memenuhi syarat SNI 03-2453-2002 (≥ 2,0 cm/jam) sebagai dasar perencanaan sumur resapan. Perencanaan ulang melalui redimensi saluran dan penambahan sumur resapan berdiameter 1 meter dan kedalaman 2 meter menghasilkan kapasitas saluran yang direncanakan sebesar 0,4415–2,0084 m3/detik sehingga seluruh segmen tidak meluap. Sumur resapan terbukti mampu mereduksi debit limpasan dengan efektivitas antara 1,1% dan 65,8%. serta, jumlah segmen tidak meluap meningkat dari 6 menjadi 7 dari 28 segmen. Disimpulkan bahwa perencanaan drainase berbasis konservasi air tanah efektif dalam mereduksi debit limpasan sekaligus mendukung konservasi air tanah di Desa Wedi. %Z 22222011103