eprintid: 6278 rev_number: 40 eprint_status: archive userid: 1533 dir: disk0/00/00/62/78 datestamp: 2026-08-24 02:02:56 lastmod: 2026-08-24 02:02:56 status_changed: 2026-08-24 02:02:56 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Farida Muntahana, Muntahana contributors_name: Alfia Nur Rahmawati, Rahmawati contributors_name: Yulia Indriani, Indriani corp_creators: Universitas Bojonegoro title: Optimasi Alokasi Air Irigasi Pada Daerah Irigasi Nglirip Kabupaten Tuban Menggunakan Metode Linier Program ispublished: pub subjects: CJ divisions: ts keywords: Alokasi Air Irigasi, Program Linier, Optimasi. note: 22222011090 abstract: Daerah Irigasi Nglirip Kabupaten Tuban memiliki luas layanan sebesar 1.292 ha dengan permasalahan utama berupa ketidakseimbangan antara ketersediaan air dan kebutuhan air irigasi, terutama pada musim kemarau. Kondisi tersebut menyebabkan distribusi air belum optimal sehingga berpotensi menurunkan produktivitas pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keseimbangan antara ketersediaan dan kebutuhan air irigasi, mengevaluasi kesesuaian pola tanam terhadap kondisi ketersediaan air, serta memperoleh pola tanam yang mampu memberikan keuntungan maksimum melalui metode program linier. Analisis dilakukan menggunakan data klimatologi, curah hujan, debit sungai, dan luas areal irigasi. Tahapan penelitian meliputi analisis evapotranspirasi metode Penman Modifikasi, uji kualitas data hujan, analisis curah hujan efektif, perhitungan kebutuhan air irigasi, analisis debit andalan Q80, penyusunan neraca air, dan optimasi menggunakan metode Linear Programming dengan bantuan Solver pada Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit andalan Q80 di Daerah Irigasi Nglirip berfluktuasi antara 0,59 m³/det hingga 29,58 m³/det. Pada sebagian besar periode terjadi kondisi surplus air, sedangkan pada beberapa periode musim kemarau terjadi defisit akibat kebutuhan air yang melebihi debit tersedia. Hasil optimasi menunjukkan bahwa alternatif terbaik adalah pola tanam Padi–Kedelai–Jagung dengan luas tanam optimum masing-masing sebesar 1.292 ha, 1.292 ha, dan 843,05 ha yang dimulai pada periode Desember I. Alternatif tersebut menghasilkan keuntungan maksimum sebesar Rp. 50.550.076.814,27, lebih tinggi dibandingkan alternatif lainnya. Dengan demikian, penerapan metode program linier terbukti mampu mengoptimalkan alokasi air irigasi, meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya air, serta memberikan keuntungan usaha tani yang lebih maksimal di Daerah Irigasi Nglirip Kabupaten Tuban. date: 2026-07-31 date_type: published full_text_status: restricted institution: Sains dan Teknik department: Teknik Sipil thesis_type: bachelor thesis_name: sarjana citation: Farida Muntahana, Muntahana (2026) Optimasi Alokasi Air Irigasi Pada Daerah Irigasi Nglirip Kabupaten Tuban Menggunakan Metode Linier Program. Bachelor thesis, Sains dan Teknik. document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6278/8/ABSTRAK.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6278/2/BAB%20I.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6278/3/BAB%20II.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6278/4/BAB%20III.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6278/5/BAB%20IV.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6278/9/BAB%20V.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6278/7/LAMPIRAN.pdf