eprintid: 6313 rev_number: 23 eprint_status: archive userid: 1779 dir: disk0/00/00/63/13 datestamp: 2026-08-24 03:34:43 lastmod: 2026-08-24 03:34:43 status_changed: 2026-08-24 03:34:43 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Nila Aprillia, Aprillia contributors_name: Toni Budi Santoso, S.T., M.T, Santoso contributors_name: Ir. Sujiat, S.T., M.T, Sujiat corp_creators: Universitas Bojonegoro title: Studi Eksperimental Pengaruh Variasi Serbuk Besi Sebagai Substitusi Parsial Agregat Halus terhadap Kuat Tekan Beton Normal dengan Penambahan Bestmittel Tipe E ispublished: pub subjects: CJ divisions: ts keywords: Beton Normal, Serbuk Besi, Bestmittel Tipe E, Kuat Tekan Beton, Substitusi Agregat Halus note: 22222011175 abstract: Beton merupakan material konstruksi yang penggunaannya terus menigkat, sehingga tuntutan efisiensi waktu pelaksanaan mendorong pemanfaatan bahan tambah kimia (chemical admixture) seperti Bestmittel Tipe E. Disisi lain, serbuk besi hasil dari industri permesinan logam berpotensi dimanfaatkan sebagai substitusi parsial agregat halus dalam campuran beton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi serbuk besi 1%, 3%, dan 5% sebagai substitusi parsial agregat halus dengan penambahan Bestmittel Tipe E sebesar 0,3% terhadap kuat tekan beton normal, serta menentukan persentase substitusi yang optimum. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental di laboratorium menggunakan benda uji silinder dengan mutu rencana f’c 20 Mpa, yang diuji kuat tekannya pada umur 7, 14, dan 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa beton normal (B 0,3% tanpa substitusi serbuk besi) menghasilkan kuat tekan rata-rata sebesar 5,13 Mpa, 6,50 Mpa, dan 11, 65 Mpa pada umur 7, 14, dan 28 hari, atau hanya 58,25% dari kuat tekan rencana. Penambahan serbuk besi pada seluruh menghasilkan kuat tekan yang lebih rendah dibandingkan beton kontrol, dengan pola naik turun terhadap peningkatan variasi substitusi. Variasi substitusi 3% memberikan hasil kuat tekan tertinggi diantara variasi yang diuji, yaitu 4,55 Mpa, 5,52 Mpa, dan 8,26 Mpa pada umur 7, 14, dan 28 hari, atau sekitar 70,9% dari kuat tekan beton kontrol pada umur 28 hari. Dapat disimpulkan bahwa variasi substitusi serbuk besi sebesar 3% merupakan variasi optimum diantara variasi lainnya yang diteliti, meskipun secara keseluruhan penambahan serbuk besi pada rentang variasi yang yang diteliti belum efektif meningkatkan kuat tekan beton hingga melampaui beton kontrol. date: 2026-07-29 date_type: published full_text_status: restricted pages: 122 institution: Sains dan Teknik department: Teknik Sipil thesis_type: bachelor thesis_name: sarjana citation: Nila Aprillia, Aprillia (2026) Studi Eksperimental Pengaruh Variasi Serbuk Besi Sebagai Substitusi Parsial Agregat Halus terhadap Kuat Tekan Beton Normal dengan Penambahan Bestmittel Tipe E. Bachelor thesis, Sains dan Teknik. document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6313/1/ABSTRAK.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6313/2/BAB%20I.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6313/3/BAB%20II.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6313/4/BAB%20III.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6313/5/BAB%20IV.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6313/6/BAB%20V.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6313/7/LAMPIRAN.pdf