%0 Thesis %9 Diploma %A Ardian Faiz Adzikra, Adzikra %A Universitas Bojonegoro, %B Teknik Sipil %D 2026 %F repository:6319 %I Sains dan Teknik %K Kuat Tekan, Pasir Kuarsa, Silica Fume %T Studi Eksperimen Penggunaan Pasir Kuarsa Sebagai Subtitusi Agregat Halus dan Penambahan Silica Fume Terhadap Kuat Tekan Beton %U https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6319/ %X Pemanfaatan pasir alam secara terus-menerus sebagai agregat halus dalam campuran beton berpotensi menurunkan ketersediaan sumber daya alam tersebut. Kondisi ini mendorong perlunya dicari material alternatif yang dapat mensubstitusi agregat halus tanpa mengorbankan kualitas beton yang dihasilkan. Pasir kuarsa merupakan salah satu material yang berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai substitusi tersebut. Di samping penggunaan pasir kuarsa, peningkatan kualitas beton juga dapat diupayakan melalui penambahan bahan mineral tambahan atau supplementary cementitious materials, salah satunya adalah silica fume yang telah banyak diaplikasikan dalam teknologi beton modern saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan kedua material tersebut terhadap peningkatan kuat tekan beton serta menentukan komposisi campuran yang paling optimal. Metode penelitian yang dgunakan adalah eksperimen. Penelitian ini menggunakan persentasi pasir kuarsa sebagai subtitusi agregat halus sebesar 0% (beton normal sebagai kontrol), 15% dan 30%, serta penambahan silica fume sebesar 9% secara tetap dengan variasi pengujian pada umur beton 7 hari, 14 hari, dan 28 hari. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh kesimpulan bahwa substitusi pasir kuarsa sebesar 15% yang dikombinasikan dengan 9% silica fume memberikan kuat tekan beton tertinggi dan konsisten pada umur 7, 14, dan 28 hari (naik ±22,99% pada 28 hari dibanding beton normal), sedangkan substitusi 30% justru menurunkan kuat tekan dibanding 15% akibat butiran halus berlebih yang menurunkan workability dan ikatan antar-partikel. Dengan demikian, komposisi optimum penelitian ini adalah substitusi 15% pasir kuarsa + 9% silica fume, dengan nilai slump (8–13 cm) yang masih menunjukkan workability baik. %Z 22222011050