<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Waktu dan Biaya dengan Menggunakan Metode Earned Value Management (EVM) (Studi Kasus: Pelebaran Jalan Poros Desa Suciharjo Sumberjo Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban )</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Prasetyo</mods:namePart><mods:namePart type="family">Bagus Dwi Prasetyo</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pengendalian biaya dan waktu merupakan aspek penting dalam manajemen proyek konstruksi untuk menjamin pelaksanaan proyek sesuai dengan rencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja waktu, menganalisis kinerja biaya, serta mengestimasi penyelesaian proyek menggunakan metode Earned Value Management (EVM) pada Proyek Pelebaran Jalan Poros Desa Suciharjo–Sumberjo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa Rencana Anggaran Biaya (RAB), time schedule, Kurva S, laporan progres mingguan, dan laporan biaya aktual. Analisis dilakukan menggunakan indikator Budgeted Cost of Work Schedule (BCWS), Budgeted Cost of Work Performed (BCWP), Actual Cost of Work Performed (ACWP), Cost Variance (CV), Schedule Variance (SV), Cost Performance Index (CPI), Schedule Performance Index (SPI), Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja waktu proyek secara keseluruhan tergolong baik. Nilai SPI pada minggu ke-1 dan ke-2 sebesar 0 karena belum terdapat progres pekerjaan, sedangkan pada minggu ke-3 hingga ke-11 sebagian besar bernilai lebih dari 1. Pada minggu ke-12 dan ke-14 terjadi perlambatan, namun proyek berhasil diselesaikan pada minggu ke-14 atau lebih cepat dibandingkan jadwal rencana hingga minggu ke-23. Dari aspek biaya, nilai Cost Variance (CV) bernilai positif dengan rata-rata Cost Performance Index (CPI) sebesar 1,099, yang menunjukkan biaya aktual lebih kecil dibandingkan nilai pekerjaan yang diperoleh. Dengan demikian, metode Earned Value Management mampu mengevaluasi kinerja biaya dan waktu secara terpadu serta menunjukkan bahwa proyek diselesaikan secara efisien dengan biaya yang lebih hemat dan waktu penyelesaian lebih cepat dari jadwal rencana.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Prodi Teknik Sipil</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026-07-29</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Sains dan Teknik;Teknik Sipil</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>