%0 Thesis %9 Bachelor %A Febrian Arya Mahendra, Mahendra %A Universitas Bojonegoro, %B Teknik Sipil %D 2026 %F repository:6337 %I Sanis dan Teknik %K ampas tahu, polystyrene, AC-WC, filler, Marshall Test, kadar aspal optimum. %T Pemanfaatan Limbah Ampas Tahu dan Plastik Polystyrene Sebagai Material Ramah Lingkungan pada Campuran Aspal (AC – WC) %U https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6337/ %X Konstruksi jalan di Indonesia menghadapi permasalahan pada lapisan Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC) seperti retak dini, deformasi permanen (rutting), dan penurunan stabilitas akibat beban lalu lintas berat. Di sisi lain, limbah ampas tahu dan plastik polystyrene (PS) terus meningkat volumenya dan berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan limbah ampas tahu (AT) sebagai substitusi filler dan plastik polystyrene (PS) sebagai bahan tambahan aspal pada campuran Laston AC-WC, guna mengetahui karakteristik material, nilai Marshall, dan kadar optimum penggunaannya. Penelitian dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Bojonegoro dengan metode trial and error, menggunakan variasi kadar aspal 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, dan 7% untuk menentukan Kadar Aspal Optimum (KAO), dilanjutkan variasi AT (0%, 2%, 4%, 6%) dan PS (0%, 2%, 4%, 6%) untuk menentukan Kadar Penambahan Optimum (KPO), dengan parameter uji Marshall meliputi stabilitas, flow, VIM, VMA, VFA, dan Marshall Quotient (MQ) mengacu pada Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2. Hasil penelitian menunjukkan nilai KAO sebesar 6,7%, sedangkan kombinasi optimum variasi diperoleh pada AT 6% dan PS 4%, yang menghasilkan keseimbangan terbaik antara stabilitas, kekakuan, dan fleksibilitas campuran serta memenuhi seluruh persyaratan spesifikasi. Dengan demikian, ampas tahu dan plastik polystyrene terbukti layak dimanfaatkan sebagai material alternatif ramah lingkungan pada campuran aspal (AC-WC). %Z 22222011093