%0 Thesis %9 Bachelor %A Iqbal Shokhibun Nazar, Nazar %A Universitas Bojonegoro, %B Teknik Industri %D 2026 %F repository:6338 %I Sains dan Teknik %K Minimasi, Algoritma Genetika, Matlab %T Minimasi Jarak Tempuh Distribusi Produk Terpal Menggunakan Algoritma Genetika Berbasis Matlab %U https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6338/ %X Salah satu tantangan utama dalam manajemen rantai pasokan adalah menemukan rute distribusi yang efektif untuk mengurangi jarak tempuh dan biaya operasional. PT. Restu Jaya Terpal menghadapi masalah rute tumpang tindih, jarak tempuh yang tidak efisien, dan biaya bahan bakar tinggi akibat metode pengiriman konvensional. Masalah ini termasuk kategori Traveling Salesman Problem (TSP), yaitu masalah optimasi kompleks yang sulit diselesaikan secara akurat melalui perhitungan manual. Penelitian ini bertujuan memodelkan dan meminimalkan jarak tempuh distribusi produk terpal menggunakan Algoritma Genetika berbasis MATLAB, yang mampu mengeksplorasi ruang solusi secara luas melalui seleksi alam, crossover, dan mutasi. Data koordinat gudang dan 30 agen diperoleh dari Google Maps dan diubah menjadi matriks jarak berukuran 31×31. Simulasi MATLAB dijalankan dengan populasi 100 kromosom, probabilitas crossover 0,8, probabilitas mutasi 0,05, dan 500 generasi, meliputi inisialisasi populasi, evaluasi fitnesss (1/D), seleksi Roulette Wheel, Order Crossover (OX), dan Swap Mutation hingga solusi konvergen. Rute eksisting menempuh total jarak 1.980,30 km dalam 6 siklus (rata-rata 5 agen/siklus). Setelah dioptimasi, total jarak berhasil ditekan menjadi 1.068,10 km dalam 5 siklus (rata-rata 6 agen/siklus), atau penghematan 912,20 km dengan efisiensi 46,06 persen. Hasil ini membuktikan bahwa Algoritma Genetika berbasis MATLAB efektif menekan jarak tempuh dan jumlah siklus distribusi. Estimasi biaya bahan bakar menunjukkan potensi penghematan sekitar Rp829.300,00 per putaran distribusi (skenario 11 km/liter), sehingga penerapan rute hasil optimasi berpotensi menurunkan biaya operasional PT. Restu Jaya Terpal. Penelitian ini masih dibatasi pada satu armada tanpa mempertimbangkan kapasitas kendaraan (Capacitated Vehicle Routing Problem) maupun jendela waktu pengiriman (Time Windows), sehingga kedua aspek tersebut menjadi arah pengembangan bagi penelitian selanjutnya. %Z 22262011025