eprintid: 6391 rev_number: 27 eprint_status: archive userid: 2156 dir: disk0/00/00/63/91 datestamp: 2026-08-31 03:48:38 lastmod: 2026-08-31 03:48:38 status_changed: 2026-08-31 03:48:38 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Attamiya Mala Fitri, Fitri contributors_name: Yasir, Yasir contributors_name: Hanin Alya' Labibah, Labibah corp_creators: Universitas Bojonegoro title: Pelestarian Kesenian Tradisional Melalui Pendaftaran Kelompok Kesenian Di Kabupaten Bojonegoro(Studi PERDA NO. 1 Tahun 2020) ispublished: pub subjects: C1 divisions: sch_che keywords: pelestarian, kesenian tradisional, pendaftaran kelompok kesenian, Perda Nomor 1 Tahun 2020, Bojonegoro note: 22742011142 abstract: Penelitian ini mengupas soal pelestarian kesenian tradisional di Kabupaten Bojonegoro, khususnya lewat mekanisme pendaftaran kelompok kesenian seperti yang diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pelestarian Kesenian Tradisional. Kesenian tradisional adalah bagian penting warisan budaya Indonesia—tanpa perlindungan hukum yang kuat, kesenian ini pelan-pelan bisa tergerus perkembangan zaman. Di sini, pendaftaran kelompok kesenian bukan sekadar formalitas. Proses ini jadi instrumen hukum untuk memastikan legalitas, pengakuan, dan perlindungan terhadap kelompok-kelompok pelaku seni tradisional. Penelitian ini bertujuan menelaah aturan pendaftaran kelompok kesenian dalam Perda tersebut, sekaligus menilai seberapa efektif implementasinya untuk mendukung pelestarian kesenian tradisional di Bojonegoro. Untuk menjawab itu, penulis memakai metode penelitian hukum normatif, menggabungkan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Penelitian ini mengandalkan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, semuanya didapat dari studi literatur dan dianalisis secara deskriptif dan kualitatif. Hasil kajian menunjukkan, Perda Kabupaten Bojonegoro Nomor 1 Tahun 2020 sudah memberi dasar hukum atas penyelenggaraan pendaftaran kelompok kesenian tradisional. Ini menjadi bukti adanya pengakuan serta perlindungan hukum bagi para pelaku seni. Selain itu, aturan ini juga menegaskan peran pemerintah daerah dalam pelestarian budaya, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Meski begitu, penelitian ini menemukan bahwa secara normatif, masih diperlukan penguatan dalam pengaturan mengenai mekanisme pelaksanaan, pembinaan, dan dukungan pemerintah daerah. Tanpa ini, pelestarian kesenian tradisional akan sulit berjalan optimal dan kelompok-kelompok kesenian tradisional tak mendapat kepastian hukum yang benar-benar kuat. date: 2026-07-01 date_type: published full_text_status: restricted institution: Hukum department: Hukum thesis_type: bachelor thesis_name: sarjana citation: Attamiya Mala Fitri, Fitri (2026) Pelestarian Kesenian Tradisional Melalui Pendaftaran Kelompok Kesenian Di Kabupaten Bojonegoro(Studi PERDA NO. 1 Tahun 2020). Bachelor thesis, Hukum. document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6391/2/ABSTRAK.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6391/3/BAB%201.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6391/4/BAB%202.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6391/5/BAB%203.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6391/6/BAB%204.pdf