eprintid: 6418 rev_number: 27 eprint_status: archive userid: 2179 dir: disk0/00/00/64/18 datestamp: 2026-09-09 01:02:07 lastmod: 2026-09-09 01:02:07 status_changed: 2026-09-09 01:02:07 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Ajar Roby Firliyan, Firliyan contributors_name: Alfia Nur Rahmawati, ST., MT., Rahmawati contributors_name: Ir. Mushthofa, ST., MT., Mushthofa corp_creators: Universitas Bojonegoro title: Analisis Neraca Air di Daerah Irigasi Merakurak Kiri Kabupaten Tuban ispublished: pub subjects: CJ divisions: ts keywords: irigasi, kebutuhan air, ketersediaan air, neraca air, pola tanam, F.J. Mock, NFR. note: 25222012222 abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan ketersediaan air irigasi, mengetahui kondisi neraca air, serta menentukan pola tanam yang sesuai pada Daerah Irigasi (DI) Merakurak Kiri, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Data yang digunakan meliputi data curah hujan harian selama 10 tahun (2016–2025) dari tiga stasiun hujan, yaitu Stasiun Tegalrejo, Gaplok, dan Tahulu, serta data klimatologi dan karakteristik lahan. Analisis curah hujan dilakukan dengan metode rerata aritmatik untuk memperoleh curah hujan daerah, kemudian dihitung curah hujan andalan dengan probabilitas 80% dan curah hujan efektif sebagai dasar perhitungan kebutuhan air irigasi. Kebutuhan air irigasi dihitung menggunakan metode Net Farm Requirement (NFR) dengan mempertimbangkan evapotranspirasi, curah hujan efektif, perkolasi, penyiapan lahan, koefisien tanaman, pergantian lapisan air, dan efisiensi irigasi. Ketersediaan air dianalisis menggunakan metode F.J. Mock untuk memperoleh debit andalan (Q80). Hasil analisis menunjukkan bahwa kebutuhan air irigasi rata-rata pada DI Merakurak Kiri sebesar 0,492 m³/detik, sedangkan debit andalan rata-rata sebesar 1,943 m³/detik. Hasil analisis neraca air menunjukkan bahwa secara umum ketersediaan air masih mampu memenuhi kebutuhan irigasi, tetapi pada beberapa periode terjadi defisit, terutama akhir Maret hingga Juni serta November, dengan kondisi defisit paling konsisten terjadi pada bulan Mei dan Juni. Untuk mengatasi kondisi tersebut, direkomendasikan pola tanam Padi–Palawija–Padi dengan awal penyiapan lahan dimulai pada September I. Hasil analisis neraca air berdasarkan pola tanam rekomendasi menunjukkan kondisi surplus pada seluruh periode tanam, sehingga pola tanam tersebut dinilai layak diterapkan pada DI Merakurak Kiri. date: 2026-07-31 date_type: published full_text_status: restricted institution: Fakultas Sains dan Teknik department: Teknik Sipil thesis_type: bachelor thesis_name: sarjana citation: Ajar Roby Firliyan, Firliyan (2026) Analisis Neraca Air di Daerah Irigasi Merakurak Kiri Kabupaten Tuban. Bachelor thesis, Fakultas Sains dan Teknik. document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6418/1/ABSTRAK.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6418/2/BAB%201.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6418/3/BAB%202.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6418/4/BAB%203.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6418/5/BAB%204.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6418/6/BAB%205.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6418/7/LAMPIRAN.pdf