eprintid: 6471 rev_number: 23 eprint_status: archive userid: 2114 dir: disk0/00/00/64/71 datestamp: 2026-09-18 04:09:17 lastmod: 2026-09-18 04:09:17 status_changed: 2026-09-18 04:09:17 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Harya Yoga Dewantara, Dewantara contributors_name: Gunawan Hadi Purwanto, Purwanto contributors_name: Asri Elies Alamanda, Alamanda corp_creators: Universitas Bojonegoro title: Penyelesaian Wanprestasi dalam Perjanjian Layanan Digital Berbasis Langganan (Subscription Contract) dalam Perspektif Hukum Perjanjian ispublished: pub subjects: C1 divisions: sch_che keywords: Wanprestasi, Layanan Digital, Subscription Contract note: 24742012126 abstract: Pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, khususnya dalam pola konsumsi terhadap produk dan layanan. Perjanjian layanan berbasis langganan (subscription contract) pada umumnya dituangkan dalam bentuk perjanjian elektronik (e-contract) yang dibuat dan disepakati melalui media digital. Salah satu permasalahan yang sering muncul dalam hubungan kontraktual adalah wanprestasi yaitu keadaan di mana salah satu pihak tidak memenuhi kewajibannya sebagaimana yang telah diperjanjikan. Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual dan pendekatan filosofis. Sumber bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber bahan hukum primer dan sumber bahan hukum sekunder dengan proses pengumpulan bahan hukum berupa studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa wanprestasi yang dilakukan penyedia layanan digital berbasis langganan (subscription contract) terhadap konsumen meliputi tidak dipenuhinya prestasi sama sekali, keterlambatan pemenuhan layanan, pelaksanaan prestasi yang tidak sesuai dengan isi perjanjian, serta pelaksanaan prestasi yang tidak sempurna. Wanprestasi tersebut dapat berupa tidak tersedianya akses layanan meskipun konsumen telah membayar, gangguan layanan berkepanjangan, perubahan fitur atau paket secara sepihak, penghapusan konten, pembatasan akses, hingga pengurangan manfaat layanan seperti penghangusan sisa kuota internet. Penyelesaian wanprestasi dalam layanan digital berbasis langganan (subscription contract) berdasarkan perspektif hukum perjanjian dapat dilakukan melalui jalur litigasi maupun non litigasi. Penyelesaian secara litigasi dimulai dari pemberian somasi kemudian dilanjutkan dengan pengajuan gugatan ke pengadilan apabila pihak yang wanprestasi tidak memenuhi kewajibannya. Penyelesaian non litigasi dilakukan melalui musyawarah dan kesepakatan para pihak karena dinilai lebih cepat, fleksibel, dan efisien dalam menyelesaikan sengketa layanan digital berbasis langganan. date: 2026-07-02 date_type: published full_text_status: restricted institution: Hukum department: Hukum thesis_type: bachelor thesis_name: sarjana citation: Harya Yoga Dewantara, Dewantara (2026) Penyelesaian Wanprestasi dalam Perjanjian Layanan Digital Berbasis Langganan (Subscription Contract) dalam Perspektif Hukum Perjanjian. Bachelor thesis, Hukum. document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6471/1/ABSTRAK.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6471/2/BAB%20I.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6471/3/BAB%20II.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6471/4/BAB%20III.pdf document_url: https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6471/5/BAB%20IV.pdf