%X Perkembangan teknologi dalam industri konstruksi mendorong penerapan Building Information Modeling (BIM) untuk meningkatkan efisiensi dalam proses perencanaan dan pengelolaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konsep BIM 3D dalam pengestimasian biaya pekerjaan pondasi dan struktur bangunan serta mengetahui perbedaan estimasi biaya antara metode BIM dan metode manual pada Gedung Ji’ronah Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro. Data penelitian berupa Detailed Engineering Design (DED) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek. Pemodelan elemen struktur dilakukan menggunakan Autodesk Revit 2026, meliputi pekerjaan pondasi, sloof, kolom, balok, dan pelat lantai. Selanjutnya dilakukan Quantity Take Off (QTO) menggunakan fitur Schedule/Quantities untuk memperoleh volume pekerjaan dan berat pembesian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Autodesk Revit 2026 dapat digunakan untuk memperoleh informasi kuantitas pekerjaan struktur berbasis model 3D. Total estimasi biaya metode BIM sebesar Rp26.133.698.448,27, sedangkan metode manual sebesar Rp34.537.211.999,31, dengan selisih Rp8.403.513.551,04 atau 24,33%. Perbedaan tersebut menunjukkan adanya variasi hasil kuantitas dan biaya antara kedua metode. %O 22222011003 %I Sains dan Teknik %K Building Information Modeling, Autodesk Revit 2026, Quantity Take Off, Rencana Anggaran Biaya, struktur bangunan. %L repository6562 %D 2026 %A Pramesti Beverly Andini Pramesti %T Penerapan Konsep Building Information Modeling (BIM) 3D dalam Mendukung Pengestimasian Biaya Pekerjaan Struktur (Studi Kasus : Gedung Ji’ronah Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro)