@phdthesis{repository6563, school = {Sains dan Teknik}, year = {2026}, title = {Efisiensi Waktu Dan Biaya Menggunakan Metode (CPM) Untuk Proyek Rehabilitasi Gedung Pengadilan Negeri Kabupaten Bojonegoro}, month = {January}, note = {21222011251}, url = {https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/6563/}, keywords = {Critical Path Method (CPM), jalur kritis, percepatan proyek, efisiensi waktu, efisiensi biaya}, author = {Bryan Summa Wirayanda Ronal, Ronal}, abstract = {Manajemen proyek konstruksi memerlukan pengendalian waktu dan biaya yang efektif agar pelaksanaan proyek dapat berjalan sesuai perencanaan. Keterlambatan pekerjaan dapat menyebabkan peningkatan biaya serta menurunkan efisiensi pelaksanaan proyek. Oleh karena itu, diperlukan metode pengendalian yang mampu mengidentifikasi aktivitas kritis dan menentukan alternatif percepatan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lintasan kritis proyek, menganalisis percepatan durasi proyek, dan mengevaluasi efisiensi biaya pada Proyek Rehabilitasi Gedung Pengadilan Negeri Kabupaten Bojonegoro menggunakan metode Critical Path Method (CPM). Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa Time Schedule dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek. Analisis dilakukan dengan menyusun jaringan kerja proyek, menghitung Early Start (ES), Early Finish (EF), Late Start (LS), Late Finish (LF), menentukan lintasan kritis, serta melakukan analisis percepatan (crashing) dengan penambahan 1 jam kerja lembur pada aktivitas kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lintasan kritis proyek berada pada aktivitas A-B-C-D-F-H-K-P dengan durasi proyek hasil Critical Path Method (CPM) sebesar 112 hari. Setelah dilakukan percepatan melalui penambahan 1 jam kerja lembur pada aktivitas kritis, durasi proyek dapat dipersingkat menjadi 98 hari sehingga diperoleh efisiensi waktu sebesar 12,5\%. Dari sisi biaya, total biaya normal proyek sebesar Rp118.454.191,54 meningkat menjadi Rp119.826.454,38 setelah percepatan, sehingga terjadi tambahan biaya sebesar Rp1.372.262,84 atau 1,16\%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode Critical Path Method (CPM) efektif untuk mengidentifikasi jalur kritis dan mempercepat waktu penyelesaian proyek. Namun, percepatan dengan metode lembur pada proyek ini menghasilkan peningkatan biaya sehingga lebih efektif dari sisi waktu dibandingkan dari sisi biaya.} }