KIDUNG BUKIT DARMAWAN, DARMAWAN (2026) and Esa Septian, Septian and Ida Suwasanti, Suwasanti Peran Stakeholder dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih Pemula pada Pemilihan Umum 2024 di Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP), 13 (1). pp. 177-192. ISSN 2442-6962
LIT 2024 Kidung Bukit Darmawan, Esa Septian, Ida Suwasanti.pdf
Download (540kB)
Abstract
The phenomenon of policy conflicts that emerge in society and policy change requires an examination of the policies that are the focus of this research. With a focus on the dynamic nature and process of stakeholder-generated policies, identification is conducted over the long term, emphasizing conflict. The alcohol investment policy generated many pros and cons, prompting the government to intervene and later cancel the policy. When considering the identification of policy conflicts through the lens of the Advocacy Coalition Framework, it is important to examine the severity and speed of policy change. The findings of this study show that investment policies only fulfill economic requirements, ignoring all other considerations and standards. To support the social fabric of society, policy regulations are needed that accommodate all interests and produce win-win solutions. From upstream to downstream, alcohol circulation can be regulated using a comprehensive strategy. Policy conflicts are evaluated based on their nature, intensity, and causes through the lens of context and events. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan mendeskripsikan kolaborasi peran stakeholder dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada pemilihan umum 2024 di Kabupaten Bojonegoro . penelitan ini penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan menentukan lima informan sebagai objek penelitian, yaitu Kabid PSDM KPU Bojonegoro, Ketua BAWASLU Bojonegoro, Akademisi Ketua UKM Pengabdian Penelitian Dan Jurnalistik, Media Masa Wartawan Maklumat.id, Dan Tokoh masyarakat Desa Buntalan Kec. Temayang subjek di tentukan dengan teknik purposive sampling di sertai beberapa fokus yaitu kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan fasilitatif dan proses kolaborasi data di dapatkan melalui proses wawancara aturan perundang – undangan dan data penunjang yang berhubungan dengn penelitian. Analisis data peneliti menggunakan tiga tahapan yaitu kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan bahwa collaborative governance peran stakeholder dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada pemilihan umum 2024 di Kabupaten Bojonegoro.berjalan dengan baik meski ada beberapa sektor yang belum maksimal dalam pelaksanaanya, desain kelembagaan, kepemimpinan fasilitatif dan dialog tatap muka. Terdapat ketidakseimbangan kekuatan dan sumber daya pada kondisi awal. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan adanya dialog tatap muka secara rutin yang di lakukan 2 bulan sekali oleh BAWASLU,dan KPU Bojonegoro beserta Lembaga terkait dan juga para pemilih pemula, agar mengetahui permasalahan dan langkah yang harus di ambil sehingga tujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula di dalam PEMILU dapat tercapai.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Collaborative Governance; KPU Kab Bojonegoro; Partisipasi Pemilih Pemula |
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Prodi Administrasi Publik |
| Depositing User: | Pustakawan Perpustakaan Unigoro |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 04:30 |
| Last Modified: | 13 Apr 2026 04:30 |
| URI: | https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/4592 |
